Bali United Sudah Hitung Untung Rugi Pinjamkan Irfan Jauhari ke Persis Solo

Keputusan terakhir Bali United meminjamkan Irfan Jauhari ke tim Liga 2, Persis Solo, menuai kontra.

Banyak yang menyayangkan pemain seistimewa Irfan Jauhari harus tampil di kasta kedua kompetisi Indonesia.

Irfan Jauhari bukan pemain muda sembarangan. Pada usianya yang masih 20 tahun, dia rutin mendapatkan panggilan Timnas Indonesia besutan Shin Tae-yong.

Pemain jebolan Bali United U-18 tercatat sebagai bagian Timnas U22 Indonesia yang dipersiapkan untuk SEA Games 2021.

Namanya juga masuk dalam daftar 34 pemain pilihan Shin Tae-yong untuk menjalani pemusatan latihan Timnas senior persiapan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 di UEA (Uni Emirat Arab).

Padahal selama Piala Menpora 2021, Irfan Jauhari tidak sekalipun mendapatkan menit bermain.

Ini menandakan Shin Tae-yong melihat sesuatu yang lebih pada diri pemain kelahiran Ngawi pada 31 Januari 2001.

Meskipun demikian, pelatih Bali United, Stefano Cugurra tetap bersikukuh meminjamkan Irfan Jauhari ke Persis Solo.

Baginya, ini merupakan pilihan terbaik untuk Irfan Jauhari.

Dia mengatakan, Bali United sudah menumpuk banyak pemain berkualitas yang berposisi sama dengan Irfan Jauhari.

Pelatih yang biasa disapa Teco ini khawatir, ketatnya persaingan yang ada membuat sang pemain sulit mendapat menit bermain.

Padahal, pada usia emas ini, Irfan membutuhkan banyak menit bermain.

“Yang melontarkan kritik harus tahu, kami punya beberapa pemain dengan posisi yang sama. Contoh ada Melvin Platje, Stefano Lilipaly dan M Rahmat,” kata Pelatih asal Brasil tersebut kepada wartawan termasuk Kompas.com.

“Peluang main untuk Irfan pasti tidak banyak di Bali United. Tetapi kami memberitahu dia bisa menjadi pemain inti di Solo,” imbuhnya.

Selain itu, bagi Bali United, melepaskan Irfan Jauhari juga tidak menjadi kerugian. Sebab, bersangkutan saat ini masih disibukkan dengan agenda timnas.

Dengan demikian, Bali United tidak akan bisa menggunakan tenaga Irfan Jauhari secara maksimal.

“Masalahnya juga pemain ini sering dipakai Tim Nasional, terus biasa TC di Timnas minimal 1 bulan,” kata mantan pelatih Persija Jakarta.

“Satu bulan dipakai timnas tidak bisa digunakan oleh klub. Terakhir sering pemain balik dari timnas pulang dalam kondisi cedera,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.