Timnas Indonesia Jadi Alasan PSIS Setuju dengan Wacana Pengurangan Pemain Asing

Semarang tak keberatan jika jatah jumlah pemain asing di bakal dikurangi dari musim sebelumnya.

belum bisa dipastikan kapan akan bergulir, tetapi sejumlah rumor sudah mulai beterbangan di tengah-tengah masyarakat.

Baru-baru ini muncul kabar yang menyebutkan bahwa pada edisi Liga 1 2021 bakal ada pengurangan jatah pemain asing.

Disebutkan nantinya pada Liga 1 2021, jumlah pemain asing hanya boleh maksimal tiga dengan rincian dua pemain asing dari negara non-Asia ditambah satu pemain asing Asia.

Diketahui jika sebelumnya setiap klub Liga 1 bisa memiliki maksimal empat pemain asing di dalam tim.

Empat pemain itu dengan rincian tiga pemain asing dari negara non-Asia dan satu pemain dari Asia.

Wacana pengurangan jatah pemain asing ini rupanya mendapatkan respons yang beragam dan juga ikut memberikan komentarnya.

Klub berjulukan ini mengaku pihaknya tidak mempermasalahkan wacana kebijakan baru tersebut.

PSIS malah mendukung pengurangan jatah pemain asing untuk klub-klub peserta Liga 1 2021.

Ada alasan di balik dukungan PSIS terhadap wacana pengurangan jatah pemain asing untuk klub peserta Liga 1.

Keberadaan menjadi pertimbangan PSIS Semarang dalam mendukung langkah ini.

PSIS ingin nantinya banyak pemain lokal yang bisa menembus skuad Garuda dan mengharumkan bangsa.

“Kalau soal wacana perubahan kuota pemain asing, saya kira setuju saja,” ujar Manajer Umum PSIS, Wahyu Liluk Winarto, dikutip Bolasport.com dari Tribun Jateng.

“Memang kalau terlalu banyak pemain asing, saya yakin kita tidak bisa menyuplai timnas dengan banyak pemain lokal berkualitas bagus,” tambahnya.

Meski memberikan dukungan, PSIS Semarang sendiri diketahui saat ini masih memiliki empat pemain asing di dalam skuadnya.

Empat pemain asing ini adalah Junior, Wallace Costa, , dan Jonathan Cantillana.

Wahyu Liluk Winarto mengungkapkan seandainya wacana ini jadi kebijakan baru, pihaknya tak segan akan mencoret satu pemain asingnya yang dirasa paling tidak dibutuhkan.

Tentunya kebijakan klub ini baru akan diambil jika sudah berbicara langsung dengan pelatih kepala, .

“Kami akan mencoba berbicara dengan pihak pelatih untuk berkoordinasi terkait kebutuhan pemain asing jika memang aturan itu nantinya dipakai,” ujar Wahyu Liluk.

“Kami akan diskusikan dengan pelatih kebutuhan mana yang perlu menggunakan pemain asing,” tutupnya.

Berita Terkait