11 Tahun Bersama, Eky Taufik Akhirnya Pilih Berpisah

Kabar mengejutkan datang dari . Bek kanan sekaligus kapten memilih hengkang dari Laskar Joko Tingkir. Pemain asal Sragen itu mengirimkan salam perpisahan lewat akun Instagram-nya, Jumat (30/4/2021).

“Assalamualaikum. Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati sekaligus CEO Persela , manajer Persela Bapak Yunan Ahmadi, dan semua jajaran manajemen serta staf pelatih dan semua setia ,” tulis Eky.

“Dengan kerendahan hati dan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada semua pihak yang sudah menerima saya menjadi keluarga besar Persela kurang lebih hampir 11 tahun ini, saya untuk tahun ini mohon izin pamit dari keluarga besar Persela. Bukan karena ada hal-hal lain yang membuat saya pamit, tapi ini tentang lebih kepada keluarga saya.”

“Terima kasih banyak dukungannya untuk saya selama ini. Sekali lagi saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Saya sangat bangga dan merasa terhormat bisa menjadi bagian di dalam tim yang mempunyai sejarah yang sangat luar biasa di persepakbolaan tanah air.”

“Semoga Persela semakin jaya, amin. Karena lambang di dada lebih besar dari nama di punggung. Cinta kepada Persela tak pantas padam.”

Mulai Membela Persela Sejak 2011

Eky sebenarnya merupakan pemain senior di Persela Lamongan. Bek berusia 30 tahun itu sudah bergabung dengan Laskar Joko Tingkir sejak 2011 dan mulai menjabat sebagai kapten Persela sejak musim 2019.

Perjalanan karier pemain asal Sragen itu terbilang biasa saja. Maklum, Persela juga tidak meraih trofi selama sembilan musim terakhir.

Akan tetapi, klub asal Kota Soto itu pernah menjuarai 2012 saat berada di bawah arahan pelatih asal Brasil, Gomes de Oliveira. Eky termasuk di dalamnya yang masih berusia 20 tahun dan termasuk pemain muda Persela.

Gelar Piala Gubernur Jatim 2012 juga membuat Persela merajai ajang tersebut alias menjadi klub terbanyak dengan koleksi trofi turnamen itu. Bahkan, ini merupakan raihan juara untuk kali ketiga secara berturut-turut.

Titel yang didapat pada 2012 merupakan kali kelima mereka memenanginya. Sebelumnya, Persela juga menjadi juara dalam edisi 2003, 2007, 2009, dan 2010. Pada tahun 2011, turnamen ini absen digelar.

Di level junior, Eky Taufik merupakan kapten yang meraih gelar juara dua musim beruntun di U-21 2010-2011 dan 2012.

Berita Terkait