Wajar Jika Saddam Disebut Calon Striker Masa Depan, Ada “Gen” Kurniawan, Bepe, hingga Gendut Doni

Kehebatan striker muda PSS, Saddam Emiruddin Gaffar, tak lepas dari tempaan yang ia dapat di Pemusatan Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jawa Tengah.

Saddam muda mengaku banyak pelajaran yang ia dapat di sana beberapa tahun yang lalu. Selain teknis sepak bola, kedisiplinan sebagai atlet pun ia dapatkan.

Hingga akhirnya ia dipanggil timnas U-18 serta bermain di PSS U-18 dan U-20 sebelum dipromosikan di tim utama sejak Liga 1 2019.

Kini namanya tengah menapaki tangga popularitas. Hal itu disebabkan dari penampilan gemilangnya bersama PSS di semifinal Piala Menpora kontra Persib.

Di dua leg semifinal di mana ia turun sebagai starter, Saddam rutin mencetak satu gol di setiap laganya. Gol pertama di leg 1 ia kreasi melalui tandukan kepala. Gol kedua di leg 2 ia cetak melalui sepakan kaki kirinya.

Tubuh kekar, naluri gol tinggi, kuat dalam menguasai bola, dan cerdik dalam mencari posisi menjadi gambarannya saat ini.

Namun, bila melihat Saddam saat ini bisa dibilang wajar-wajar saja. Sebab, seniornya di PPLP Jateng atau dulu masih bertajuk Diklat Salatiga, merupakan striker-striker papan atas di masanya. Tak hanya di Indonesia, bahkan Asia Tenggara sepak terjangnya diakui.

Mereka adalah Gendut Doni, Kurniawan Dwi Yulianto, dan Bambang Pamungkas. Gendut Doni dan Bambang pernah meraih gelar top skor Piala AFF pada musim 2000 dan 2002. Sementara Kurniawan meski tak ada label top skor di Asia Tenggara, dia tetap menjadi striker legendaris timnas dan sepak bola Indonesia.

Saddam sadar bahwa ada “gen” striker hebat yang mengalir dalam tubuhnya kini. Ia pun berambisi menjadi mesin gol seperti tiga seniornya tersebut.

“Bisa dibilang saya juniornya. Tapi, saya hanya bisa berusaha agar bisa seperti mereka. Yang pasti kekuarangan saya masih banyak dan akan terus memperbaiki diri,” kata Saddam kepada Bolalob.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.