PSIS Minta Segala Hak Baik di Piala Menpora Dilanjutkan di Liga 1 2021

Manajemen memberi acungan jempol kepada jajaran penyelenggara 2021 yang telah selesai pada Minggu (25/04/21) kemarin.

Menurut manajemen PSIS, pagelaran berjalan cukup sukses sehingga perlu mendapatkan apresiasi.

Dari segi penyelenggaraan mau pun kesehatan di tengah adaptasi kebiasaan baru seperti sekarang, Piala 2021 memang layak dibilang sukses karena tidak menciptakan sebuah kluster baru seperti yang dikhawatirkan beberapa pihak sebelum turnamen ini berjalan.

Selama satu bulan lebih berjalan, Piala Menpora 2021 mampu mengedepankan protokol kesehatan yang cukup ketat mulai dari penginapan pemain, akomodasi pemain, hingga venue penyelenggaraan.

Tes swab yang rutin serta kedisiplinan semua pihak membuat ajang Piala Menpora 2021 bisa dibilang sebagai gambaran yang harus diterapkan oleh semua peserta kompetisi di kompetisi Liga 1 2021.

Menurut manajemen PSIS melalui Chief Executive Officer (CEO) klub, Sukawi, segala hal baik di Piala Menpora 2021 harus dilanjutkan di kompetisi resmi nanti.

“Terkait Piala Menpora, kami atas nama manajemen PSIS mengapresiasi kinerja Organizing Committee, , dan seluruh elemen yang bahu membahu menyelenggarakan turnamen ini,

“Kemudian terima kasih juga Pak Menpora Zainudin Amali yang tak lelah untuk memberi arahan kepada stakeholder sepak bola untuk menggelar turnamen di tengah situasi pandemi Covid-19,” ujar Yoyok Sukawi kepada awak media di Semarang, Senin (26/04/21).

Yoyok Sukawi menilai bahwa turnamen Piala Menpora 2021 merupakan sebuah angin segar bagi kehidupan sepak bola Indonesia setelah satu tahun lebih vakum akibat pandemi Covid-19.

“Segala hal baik di Piala Menpora harus dipertahankan. Sebagai contoh kedisiplinan 5M semua pihak, tes swab rutin, hingga pemusatan venue yang bisa mengurangi mobilitas nampaknya harus terus dipertahankan. Demi sepak bola Indonesia yang sangat kita nantikan kompetisinya,” imbuh Yoyok Sukawi.

Ke depan, manajemen PSIS berharap izin dari Kepolisian segera turun dan format kompetisi segera ditetapkan sehingga klub peserta bisa mudah mengatur program yang akan diterapkan sebelum dan pada saat kompetisi Liga 1 berlangsung.

Berita Terkait