Suporter Gaduh di Piala Menpora, La Nyalla: Itu Bisa Berimbas Pada Liga 1

Ketua DPD RI, Mahmud Mattalitti merasa prihatin melihat kegaduhan yang dilakukan pasca laga final .

La Nyalla Mahmud Mattalitti menilai jika ulah para suporter pasca final Piala Menpora 2021 terlalu berlebihan.

“Kami sayangkan ulah para suporter tersebut. Tindakan mereka akan menjadi catatan buruk bagi , dan penyelenggara yang bisa saja berimbas pada pelaksanaan nanti,” ujar La Nyalla dilansir dari Antara.

Turnamen pramusim, Piala Menpora telah rampung. Leg kedua babak final dilangsungkan pada, Minggu (25/04/21). Jakarta keluar sebagai juara setelah unggul agregat 4-1 atas .

Setelah babak final usai, sejumlah suporter Persija Jakarta berkonvoi di Bundaran HI, Jakarta untuk merayakan kemenangan tim kesayangan mereka.

Sementara itu, suporter Persib Bandung justru menggeruduk Graha Persib dan melakukan sweeping kendaraan berpelat Jakarta.

Kegaduhan itu dinilai akan merugikan dunia sepak bola Indonesia. Pasalnya kepolisian bisa saja tidak mengeluarkan izin untuk menggelar /2022.

“Tak perlu berlebihan menyikapi hasil pertandingan. Apalagi tanpa menerapkan protokol kesehatan. Kerugian yang ditimbulkan tidak sepadan dengan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” sambungnya lagi.

Lebih lanjut, La Nyalla Mahmud Mattalitti meminta suporter untuk lebih dewasa dalam menyikapi hasil pertandingan.

La Nyalla Mahmud Mattalitti berharap agar suporter mau mematuhi regulasi sehingga kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan tidak terulang kembali.

Mantan ketua umum PSSI itu juga mengatakan bahwa keberhasilan Piala Menpora 2021 seharusnya bisa jadi pembuka pintu untuk bergulirnya lagi Liga 1 dan Liga 2.

“Pelaksanaan Piala Menpora 2021 menurut saya sudah bagus dari sisi pertandingan dan penerapan protokol kesehatan. Ada beberapa kontroversi, namun masih wajar dan dapat ditoleransi. Yang jadi catatan soal aksi para suporter,” kata La Nyalla Mahmud Mattalitti.

“Semoga aparat keamanan tak terpengaruh dan tetap memberikan izin. Jangan sampai karena ulah segelintir orang, kemudian dunia sepak bola Tanah Air kena getah. Jadilah suporter yang bijak dan taat aturan,” sambungnya lagi.

La Nyalla Mahmud Mattalitti memohon agar para suporter mau belajar dari peristiwa itu.

“Kita semua sudah rindu ingin menikmati pertandingan di stadion dan ingin atmosfer sepak bola di Indonesia semakin sehat,” pungkasnya.

Berita Terkait