Sorot Performa 3 Pemain Asing Persib di Piala Menpora 2021: Kurang Memuaskan, Bahkan Ada yang Sudah Terdepak

Bandung menyelesaikan dengan status runner-up. Mengandalkan kombinasi pemain senior, muda, asing, dan naturalisasi, Maung Bandung tampil konsisten sejak awal turnamen tapi antiklimaks dalam pertandingan puncak. Pemain asingnya pun tak luput dari sorotan.

Persib Bandung berkiprah di Piala 2021 dengan bersenjatakan tiga pemain asing, yaitu Nick Kuipers, , dan Farshad Noor. Selain itu juga ada tiga pemain naturalisasi, yaitu Victor Igbonefo, Esteban Vizcarra, dan Ezra Walian.

Kehadiran para pemain tersebut cukup membantu Maung Bandung melaju jauh di Piala Menpora. Tapi, itu pun tak lepas dari kontribusi sejumlah pemain lokal yang memang tampil ciamik, seperti , , Ferdinand Sinaga, dan tentunya Frets Butuan.

Setelah Piala Menpora 2021 berakhir, tentu saja evaluasi tim akan dilakukan. Apalagi Persib sejak awal menegaskan bahwa Piala Menpora ini merupakan ajang untuk menguji skuat yang mereka miliki untuk kebutuhan membentuk tim yang akan berkompetisi di Liga 1 2021, serta memberikan kesempatan kepada para pemain mengembalikan sentuhan sepak bola setelah satu tahun tidak berkompetisi.

Satu hal yang tidak luput dari evaluasi adalah performa pemain asing. Hal tersebut sangat wajar, mengingat klub-klub sepak bola di Indonesia memang menjadikan para pemain asingnya sebagai andalan. Jika kualitasnya tidak jauh lebih baik dari pemain lokal, sudah tentu mereka akan tersingkir.

Persib Bandung mengikuti Piala Menpora 2021 dengan mempertahankan Nick Kuipers dan Wander Luiz yang sudah menjadi bagian dari skuat sejak musim lalu.

Nick Kuipers sudah berlaga bersama Persib sejak 2019, sementara Wander Luiz datang pada awal dan baru menjalani tiga pertandingan bersama Maung Bandung.

Persib hanya kehilangan yang tengah dipinjamkan ke klub Italia, Como 1907, yang sahamnya dimiliki oleh perusahaan asal Indonesia, Djarum.

Hanya memiliki dua pemain asing membuat berburu pemain asing sebelum Piala Menpora 2021 bergulir. Hasilnya, Farshad Noor, pemain Timnas Afghanistan kelahiran Belanda, direkrut oleh Persib Bandung.

Lalu bagaimana kiprah tiga pemain asing Persib Bandung di Piala Menpora 2021? Berikut ulasannya:

Wander Luiz Kurang Menggigit

Performa ketiga pemain asing tersebut memang terbilang tidak terlalu memuaskan. Bahkan Wander Luiz yang begitu tajam ketika baru datang pada 2020 lalu, tampak kurang tajam di Piala Menpora 2021.

Dalam perjalanan Persib Bandung yang memainkan 9 pertandingan sejak awal hingga pertandingan final, Wander Luiz hanya mencetak dua gol saja. Tentu angka tersebut tidak memuaskan. Apalagi jika melihat Ezra Walian dan Frets Butuan yang masing-masing berhasil mencetak tiga gol.

Tidak hanya kurang tajam, Wander Luiz bahkan juga sempat mendapatkan kartu merah ketika menghadapi Persebaya Surabaya pada laga perempat final Piala Menpora 2021.

Belum adanya tandem di lini depan yang cocok, terlalu lama vakum berkompetisi, atau kurangnya suplai bola ke lini depan, boleh jadi menjadi alasan Wander Luiz belum tajam di Piala Menpora.

Bahkan dalam laga final kontra , peran Wander Luiz makin melempem. Robert Alberts pun memutuskan menariknya saat leg kedua final dan menggantinya dengan Ferdinand Sinaga yang akhirnya mampu mencetak gol ke gawang Persija.

Namun, Robert Alberts memang sudah sejak awal menyadari bahwa Wander Luiz memulai Piala Menpora 2021 dengan kondisi yang tidak terlalu baik. Cukup mepet bergabung bersama Persib karena harus menjalani karantina mandiri dulu di Jakarta setelah tiba dari Brasil, Wander Luiz pun cukup terlihat tidak dalam kebugaran yang cukup untuk berkompetisi.

Bahkan Robert Alberts mengetahui bahwa sang pemain hanya menjalani latihan mandiri tanpa bergabung dengan klub atau tim mana pun selama berada di Brasil. Sehingga kebugarannya yang tidak maksimal di Piala Menpora sudah bisa diprediksi.

“Tidak dalam kondisi terbaik. Semua tahu dia tidak mengikuti latihan dengan tim apa pun di Brasil, hanya berlatih mandiri,” ujar Robert Alberts mengenai Wander Luiz sebelum berlaga di Piala Menpora.

Kini Wander Luiz harus membuktikan dirinya bisa berkembang signifikan setelah Piala Menpora berakhir. Jika dalam latihan demi latihan yang digelar Persib jelang Liga 1 2021 sang pemain tidak memperlihatkan perkembangan, bukan tidak mungkin Persib akan mencari striker asing baru.

Farshad Noor Langsung Didepak

Begitu pun dengan Farshad Noor. Pemain asal Afghanistan itu benar-benar sangat minim kontribusi selama bermain bersama Persib di Piala Menpora 2021.

Peran Farshad yang diharapkan bisa menopang serangan dari lini tengah tidak berjalan sesuai harapan. Selain itu, kondisi fisik kapten Timnas Afghanistan itu memang belum terlihat fit 100 persen selama satu tahun tidak merasakan pertandingan.

Tercatat Farshad mendapatkan kesempatan bermain sebanyak 7 kali di Piala Menpora. Selama itu pula Robert Alberts merasa sang pemain tidak memenuhi harapannya.

Akhirnya, Farshad Noor pun didepak dari Persib setelah Piala Menpora 2021 berakhir.

“Kami tidak akan melanjutkan kerjasama dengan Farshad. Dia tidak sesuai dengan standar yang saya miliki. Saya rasa orang yang datang dengan latar belakang seperti dia harus bisa memproduksi lebih dan itu bukan hanya dalam satu laga,” ujar Robert Alberts di Hotel Crown Bandung, Senin (26/4/2021) malam.

Meski menurut Robert sang pemain sudah bisa menerima keputusan tersebut, Farshad Noor dikabarkan sempat merasa kurang mendapat kesempatan yang lebih panjang untuk membuktikan kualitasnya bersama Persib Bandung.

Nick Kuipers Butuh Perbaiki Tingkat Konsentrasi

Nick Kuipers mungkin menjadi satu yang cukup konsisten ketimbang dua pemain asing Persib Bandung lain di Piala Menpora 2021 ini.

Tak hanya mengawal pertahanan Persib Bandung, Nick Kuipers juga kerap maju ke depan untuk membantu serangan saat situasi bola mati. Satu gol dicetaknya ketika Persib menang 3-2 atas Persebaya di perempat final Piala Menpora 2021.

Pemain asal Belanda itu bermain cukup baik meski ada yang tetap harus dievaluasi. Konsentrasi Nick Kuipers dalam menjalankan tugasnya di lini pertahanan adalah satu yang perlu ditingkatkan.

Masalah tersebut sangat terlihat ketika striker muda PSS Sleman, Saddam Gaffar, lolos di kotak penalti dan melakukan tandukan yang berbuah gol untuk tim Elang Jawa pada leg pertama semifinal.

Kerjasamanya dengan Victor Igbonefo pun masih membutuhkan waktu dalam membangun chemistry di antara mereka setelah satu tahun tidak bermain bersama lantaran kompetisi terhenti.

Baik Nick maupun Igbonefo pun masih sering kecolongan. Bukti konkretnya adalah Persib menjadi tim yang paling banyak kebobolan, yaitu 11 gol.

Sejatinya, Nick Kuipers cukup mumpuni untuk dipertahankan oleh Persib Bandung yang sedang mempersiapkan tim menuju Liga 1 2021.

Berita Terkait