Persib Tempuh Jalur Hukum sebagai Buntut Pengrusakan Kantor oleh Oknum Suporter

Direktur Bandung Teddy Tjahjono menyayangkan aksi tak terpuji yang dilakukan sekelompok pada Minggu (25/4/2021) malam. Massa yang tidak dikenal itu menyerang Grha Persib yang merupakan kantor dari PT Bermartabat (PBB) pasca kekalahan Maung Bandung dari Jakarta di Final dengan agregat 1-4.

Massa menyerang kantor Persib dengan lemparan benda-benda berbahaya seperti batu dan flare. Akibat kejadian itu, manajemen Persib memastikan bakal menempuh jalur hukum.

“Apabila mencintai klubnya dengan sepenuh hati, sudah pasti seharusnya seorang tidak akan melakukan tindakan-tindakan negatif dan merugikan orang lain. Jadilah suporter yang dewasa, baik pikiran maupun tindakan. Apabila mencintai klubnya dengan sepenuh hati, dukung di saat kalah maupun menang,” kata Teddy.

“Polisi sudah melakukan olah TKP di Sulanjana, nanti kami tunggu hasil penyelidikan kepolisian,” kata Teddy menambahkan.

Menurut Teddy, kegagalan Persib menjadi juara di Piala 2021 tidak perlu disikapi berlebihan oleh Bobotoh. Pasalnya, ajang tersebut hanya turnamen pemanasan sebelum kompetisi bergulir pada 3 Juli mendatang.

adalah ajang uji coba untuk menjalankan regulasi dan protokol kesehatan untuk bisa dilaksanakannya , Jadi seharusnya kita semua harus dewasa untuk menyikapi hal-hal ini untuk kepentingan yang lebih besar,” kata Teddy.

Karena itu, Teddy mengimbau pada suporter Persib untuk mendukung tim kesayangannya dengan dewasa. Teddy menilai aksi pengrusakan kantor Persib oleh oknum suporternya sendiri hanya akan mencederai perjuangan para stakeholder sepak bola nasional yang sudah berusaha agar kompetisi bisa kembali berlangsung.

“Kita mengajak semua elemen suporter untuk bisa menjaga kepentingan kita bersama untuk sepak bola yang lebih baik,” kata Teddy.

Berita Terkait