Penuhi Panggilan Polisi, The Jakmania Minta Maaf

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Presiden Jakarta dan pendukung Macan Kemayoran, The .

Baik Presiden Persija Jakarta, , maupun Ketua Umum The Jakmania, , dipanggil polisi untuk menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/2021).

Pemeriksaan terhadap Presiden Persija dan The Jakmania itu terkait adanya selebrasi dan konvoi di Bundaran Hotel (HI), di Jakarta, Senin (26/4/2021) dinihari.

Selebrasi tersebut dilakukan setelah Persija Jakarta keluar sebagai jawara 2021 dan sukses mengalahkan Persib Bandung.

Ketua Umum The Jakmania mendapatkan panggilan, tapi Dicky Soemarno tak bisa hadir lantaran sedang melakukan isolasi mandiri setelah sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.

Dicky kemudian diwakili oleh Ketua 1 The Jakmania, Aditya Putra, yang datang menggantikannya.

Dalam kesempatan tersebut, Aditya mengatakan bahwa dia dimintai data bukti apabila The Jakmania tidak pernah menyuruh berkumpul ataupun konvoi.

Bukti-bukti tersebut meliputi screeshoot di semua media sosial resmi The Jak.

“Kami memberi data dan kami kasih bukti kalau kami tidak pernah menyuruh untuk berkerumun. Kami juga selalu memberitahu untuk nonton di rumah saja,” ujar Aditnya seusai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/2021).

“Banyaklah buktinya dari screenshoot-screenshoot di media sosial bahwa kami tetap menyuruh teman-teman di rumah saja dan tidak boleh berkerumun,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Aditya mewakili The Jakmania meminta maaf atas konvoi yang terjadi setelah 2021 tersebut.

“Kami ingin meminta maaf atas keresahan yang terjadi kepada seluruh warga DKI Jakarta,” kata Aditya.

Ia mengungkapkan bahwa selama ini pihak The Jakmania berusaha keras untuk meminta agar para tetap mematuhi aturan yang ada karena adanya pandemi Covid-19 ini.

Bahkan untuk penerapan protokol kesehatan juga terus diingatkan.

Namun, kenyataannya yang terjadi masalah konvoi terjadi dan itu diluar kendali pihak pengurus The Jakmania.

Oleh karena itu, Aditya meminta maaf sepenuhnya kepada masyarakat Jakarta yang berasa terganggu dan takut dengan adanya The Jakmania yang membuat kerasaan beberapa hari lalu itu.

“Kami siap kooperatif dengan kepolisian dan semoga memang pertemuan ini akan menjadi pertemuan yang menghasilkan nilai positif khsusnya warga DKI Jakarta,” ucap Aditya.

“Sekali lagi mohon maaf dari pengurus Jakmania. Dan syukur Alhamdulillah Persija juga sudah juara, Jadi semoga ini menjadi evaluasi dan tetap menjadi juara selamanya,” tuturnya.

Berita Terkait