Legenda Persebaya, Yusuf Ekodono Ungkap Alasan Kuat Liga 1 dan Liga 2 Bisa Bergulir Lagi

Piala Menpora 2021 tinggal menyisakan satu laga lagi dan legenda Persebaya, Yusuf Ekodono bersuara efek turnamen ini ke Liga 1 serta Liga 2.

Final kedua antara Persija melawan Persib pada Minggu (25/4/2021) malam ini, satu laga tersisa Piala Menpora 2021.

Sejauh ini, gelaran Piala Menpora yang dijadikan turnamen pramusim Liga 1 bergulir dengan lancar.

Penonton tak hadir ke stadion secara langsung dan pemain juga tetap dalam kondisi sehat.

Lancarnya pelaksanaan Piala Menpora ini mendapat apresiasi dari legenda hidup timnas Indonesia dan juga Persebaya, Yusuf Ekodono.

Dengan ini, dia optimistis kompetisi sepak bola nasional akan hidup kembali, baik Liga 1 maupun Liga 2.

“Kalau melihat pelaksanaan perkembangan turnamen ini, hasilnya bagus sekali tak ada kendala, terutama di luar stadion,” ujar Yusuf Ekodono kepada media ini, Minggu (25/4/2021).

Ayah dari pemain PSIS Semarang Fandi Eko Utomo ini menyebut tidak ada laporan kasus pemain terkonfirmasi Covid-19 setelah bertanding.

Baginya, hal itu sangat bagus. “Tidak ada semacam laporan, ada sepak bola, lalu ada yang sampai sakit,” tuturnya.

Untuk itu, pelatih kepala PS Hizbul Wathan Semeru FC ini yakin, Polri besar kemungkinan akan memberikan lampu hijau terkait perizinan pertandingan sepak bola.

“Semoga nanti, Polri cepat memberi izin tertulis, biar tim juga bisa ambil persiapan dengan cepat,” kata Yusuf.

Soal wacana pertandingan bakal dihadiri penonton, Yusuf Ekodono juga setuju akan hal itu.

Namun dengan syarat, harus ada jaga jarak. “Jika bisa disiplin mungkin akan diberikan izin (ada penonton),” ucap Yusuf tegas.

Sejauh ini, mantan pemain PSM Makassar ini mengaku belum hendak mengumpulkan para pemain dari tim asuhannya untuk segera berlatih.

Sebab, Yusuf Ekodono masih menunggu kepastian dari Liga 1 musim baru terlebih dahulu.

“Jika komunikasi dengan manajemen sudah ada. Tetapi kalau latihan, sekarang masih belum dan kemungkinan setelah lebaran,” ujar Yusuf Ekodono.