Raih Posisi Ketiga Piala Menpora, Begini Rencana Dejan Antonic untuk PS Sleman

Pelatih PS Sleman sukses menjawab kritik dengan membawa tim asuhannya menempati peringkat ketiga .

Dejan sempat mendapat kritikan tajam setelah di laga-laga awal penyisihan grup kerap mendapat hasil negatif.

Namun, akhirnya PSS bangkit dan justru keluar sebagai pemuncak klasemen di atas Surabaya yang lebih diunggulkan.

Usai meraih posisi ketiga di 2021, Dejan Antonic mengungkapkan hal yang akan dia lakukan untuk tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut.

Yang pasti, dia tak akan meliburkan skuadnya berlama-lama karena 2021-2022 akan segera dimulai pada awal Juli mendatang

Namun sebelum itu, dirinya akan memberikan waktu istirahat yang cukup kepada para pemain seluruh staf yang sudah bekerja keras selama pagelaran Piala Menpora.

“Saya mau bilang, yang pertama, kami butuh istirahat yang bagus, semuanya butuh. Saya juga akan menganalisis pertandingan terakhir ini, itu tugas saya,” kata Dejan

“Saya akan menganalisis performa semua pemain. Apa saja yang sudah bagus dilakukan, dan yang masih salah. Supaya nanti lebih siap untuk liga,” Dejan menambahkan.

Mengenai kinerja dari para pemainnya sepanjang Piala Menpora, Dejan mengapresiasi semua pemain.

Oleh sebab itu, mantan pelatih dan Madura United itu mengaku tak akan merombak timnya besar-besaran untuk kompetisi Liga 1 mendatang.

“Mungkin kami hanya akan tambah satu atau dua pemain. Dan saya akan fokus pada peningkatan kemampuan dari para pemain muda. Tadi kalian meliha ada beberapa pemain muda saya mainkan dan penampilan mereka cukup bagus,” ujar Dejan.

PSS berhasil mengalahkan Makassar 2-1 pada perebutan tempat ketiga Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021).

PSS unggul lebih dahulu berkat gol penalti di babak pertama. PSM baru bisa menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas berkelas pada menit 59.

Namun tak lama berselang, Irkham Milla memastikan kemenangan PSS berkat kecerdikannnya memanfaatkan umpan matang untuk menaklukkan Hilman Syah, penjaga gawang PSM.

Sejak pertengahan babak pertama, PSS bahkan harus bermain dengan 10 orang setelah bek Fandry Imbiri diganjar kartu merah.

Berita Terkait