Pemain FK Sloboda Tuzla Asal Indonesia Ceritakan Pengalaman Menjalani Ramadan di Bosnia

Pesepak bola asal Indonesia, Miftah Anwar Sani kini sedang mencari peruntungan di klub Serbia, FK Sloboda Tuzla. Tahun ini pun jadi pengalaman pertama Miftah melewati Ramadan jauh dari Indonesia.

Miftah mengatakan salah satu perbedaan yang cukup ia rasakan adalah perbedaan waktu berpuasa. Di Indonesia, rata-rata masyarakat berpuasa selama 13 jam, sementara di Bosnia bisa 15-16 jam.

“Selain itu, saya juga harus berpuasa kemudian berlatih juga normal. Dan pasti terasa (perbedaannya) karena budaya Ramadan di Indonesia dan di sini sangat berbeda. Itu agak sedikit berpengaruh,” kata Miftah saat diwawancara oleh Akurasi TV.

Selain soal perbedaan waktu dalam berpuasa, Miftah juga masih beradaptasi dengan makanan serta cuaca di Bosnia. Ia berharap bisa melewati itu semua dengan baik.

“Saya harus bertahan dengan makanan dan sebagainya. Mudah-mudahan saya diberikan kekuatan oleh Allah,” tuturnya.

Miftah Anwar Sani bergabung dengan FK Sloboda Tuzla setelah kontraknya di Persita Tangerang habis pada 20 Desember 2020. Ia menjadi pemain Asia kedua yang bermain untuk klub yang berlaga di kasta teratas Liga Bosnia itu setelah Takeshi Miki dari Jepang.