Adu Tajam Penyerang Persija Vs Persib di Piala Menpora: Menanti Ledakan Bomber-bomber Moncer

Laga klasik Persija Jakarta kontra Bandung akan tersaji pada final perebutan trofi 2021. Leg pertama final digelar di , Sleman, Kamis (22/4/2021) malam.

Duel sengit di lapangan akan tersaji di semua lini, termasuk sektor serang. Baik Persija Jakarta dan Persib Bandung sama-sama mempunyai deretan ganas dan haus gol.

Mereka akan bertugas membongkar pertahanan dan menjebol gawang, guna meraih kemenangan dan hasil positif untuk timnya. Para pemain ini punya kesempatan besar menjadi pembeda dalam pertarungan nanti.

Persija dan Persib dipastikan akan berusaha sekuat tenaga untuk melesakkan sebanyak mungkin gol pada leg pertama final Piala Menpora. Gol-gol itu akan menjadi modal berharga melakoni leg kedua, Sabtu (25/4/2021).

Siapa saja penyerang-penyerang Persib Bandung dan Persija Jakarta yang akan jadi andalan masing-masing? Berikut ulasan dari Bola.com.

Marko Simic Vs

Partai final yang menjadi ajang pembuktian striker ganas berlabel ekspatriat dari Persija maupun Persib. Marko Simic dan Wander Luiz akan membuktikan siapa yang bakal lebih jago.

Prestasi Simic bagi Persija tidak perlu dipertanyakan lagi. Striker tinggi kekar asal Kroasia tersebut adalah mesin gol Macan Kemayoran sejak musim 2018.

Bahkan ia langsung mempersembahkan trofi juara Piala Presiden dan 2018. Ia menjadi sosok sentral bagi lini depan Persija, sebagai ujung tombak sangat berbahaya di kotak penalti. Naluri mencetak gol dengan kepala dan kedua kakinya sangat tinggi.

Hanya saja ketajamannya sedikit menurun di turnamen ini. Simic baru mengemas dua gol dalam tujuh pertandingan membela Persija sejak fase grup dan semifinal. Namun Simic tetap masih memiliki pamor sebagai striker maut.

Persib tak perlu risau, ada Wander Luiz yang merupakan bomber andalan Maung Bandung sejak Shopee Liga 1 2020. Pemain asal Brasil yang tak kalah garang dan layak dijuluki Wandergol.

Tercatat sudah dua gol yang ia cetak untuk Persib dalam perjalanannya di Piala Menpora ini. Masing-masing ke gawang di fase grup dan di babak delapan besar.

Perlahan Wander Luiz menemukan permainan terbaiknya, sebagai striker yang gesit, tajam, dan insting mematikan. Hal yang perlu diwaspadai dari sosoknya adalah gerakan yang licin dan kuat ketika menyantap peluang di pertahanan lawan baik menggunakan kedua kaki dan kepalanya.

Dalam skema permainan Persib, Wander Luiz dijadikan ujung tombak tinggal di depan. Diapot oleh dua penyerang Persib lain yang sama tajamnya, Frets Butuan dan Ezra Walian.

Vs Frets Butuan

Heri Susanto merupakan duet sejati Marco Simic di ajang Piala Menpora 2021. Ia sering mendapat menit bermain sejak awal oleh pelatih .

Walau belum mencetak gol di turnamen ini, peran pemain asal Magelang tersebut tak kalah besarnya dengan penggawa lain. Keistimewaannya adalah selalu bermain ngotot dan ngeyel dan cukup padu dengan Marko Simic.

Heri Susanto tak hanya punya naluri menyerang yang apik, tapi juga sering sedikit turun ke belakang, merebut bola dari lawan. Namun secara umum Heri Susanto punya tipikal permainan agresif dan lincah, serta ditunjang kebugaran fisik yang prima.

Sementara Frets Butuan berhasil membuat gebrakan untuk Persib. Ia mampu membuktikan Maung Bandung tak salah merekrutnya, karena berhasil membayar kepercayaan pelatih menurunkannya.

Frets tergolong paling produktif sebagai penyerang Persib. Ia sudah menjaringkan tiga gol sejauh ini. Catatan impresif yang bisa membuatnya berpeluang menjadi pencetak gol terbanyak Piala Menpora.

Koleksi tiga golnya bisa saja bertambah dalam dua laga final yang akan dilakoninya. Untuk menyalip raihan gol topscore sementara Assanur Rijal Torres dengan empat gol. Frets dibekali kecepatan dan insting tajam, bisa menjdi masalah besar untuk pertahanan Persija.

Osvaldo Haay Vs Ezra Walian

Osvaldo Haay adalah kepingan bintang yang ada di Persija. Kualitasnya sebagai penyerang sayap yang masih muda dan bertenaga tidak perlu terbantahkan lagi.

Osvaldo Haay akan sangat berbahaya jika dibiarkan lawan menguasai bola, khususnya dari sektor kanan penyerangan yang menjadi daerah favoritnya.

Sejauh ini, eks pemain Persebaya Surabaya itu selalu diturunkan dalam skema permainan pelatih Sudirman sejak awal laga. Bahkan Haay ikut memberikan sumbangsih dua gol pada babak penyisihan grup.

Tapi Persib juga punya pemain blasteran Indonesia-Belanda yang sedang naik daun. Ezra Walian menjadi bomber mematikan Persib saat ini dengan raihan tiga golnya di turnamen ini.

Ia punya kans besar menambah pundi-pundi golnya dengan adanya dua laga tersisa. Sejauh ini pencetak gol terbanyak masih dipegang oleh pemain Persiraja Banda Aceh, Assanur Rijal,, dengan empat gol.

Keunggulan Ezra Walian ada pada naluri penyerangan di wilayah pertahanan lawan. Ia tak ragu menyelesaikan peluang dengan dingin, ditambah pengalaman saat berada di Ajax Amsterdam, semakin membuatnya bukan pemain biasa.

Berita Terkait