Kata Ratu Tisha soal RANS Cilegon FC dan Fenomena Klub “Sultan” di Liga 2

Persaingan Liga 2 2021 bakal menarik dengan kehadiran beberapa pemilik “sultan” baru. Tercatat ada empat klub yang baru diakuisisi oleh pemilik dana kelas atas, salah satunya adalah klub RANS Cilegon FC yang diakuisisi artis papan atas Raffi Ahmad.

Fenomena ini pun memicu komentar dari mantan Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.

Ia mengatakan bahwa kehadiran para pemilik “sultan” ini akan menjadi nilai positif jika secara fundamental tidak ada peraturan yang dilanggar dan kehadiran mereka bisa membangun sepak bola lokal.

“Sepak bola ini berbeda dengan bisnis yang lain, oleh karena itu ada sekolahnya sendiri (untuk belajar manajemen sepak bola),” tutur Tisha saat menjawab pertanyaan Kompas.com pada acara tanya-jawab di KaskusTV pada Sabtu (17/4/2021) malam WIB.

“Hal ini berkaitan dengan sejarah sepak bola itu sendiri, olahraga ini datang dari gerakan komunitas,” tuturnya.

“Posisi sepak bola dimulai dari suatu olahraga leisure (rekreasi) untuk eksistensi diri yang kini menjelma jadi sebuah industri.”

Tisha mengambil contoh klub Liga Inggris, Arsenal, yang pada awalnya didirikan oleh sekelompok pekerja pabrik amunisi di Dial Square, di Woolwich, area London tenggara.

“Ada fundamental yang harus dipahami sebelum masuk ke olahraga ini,” ujar wanita yang meninggalkan posisinya sebagai Sekjen PSSI pada 13 April 2020 itu lagi.

“Ada fundamental, kedaerahan, komunitas, suatu klub membangun ke bawah.”

“Bagi saya, selama fundamental-fundamental itu dipelihara dan dibangun dengan baik, untuk pengembangan industri sepak bola (para pemilik baru ini) akan sangat luar biasa.”

“Secara fundamental, marwah itu yang harus dijaga. Hal ini berkaca dari negara-negara yang sepak bolanya bertransformasi secara lebih baik dari kita.”

Empat klub Liga 2 memang menjadi bahan perbincangan setelah berganti kepemilikan dalam beberapa bulan terakhir. Mereka adalah:

1. Cilegon United yang berubah nama menjadi RANS Cilegon FC setelah diakuisisi oleh artis dan presenter papan atas Raffi Ahmad serta Presiden Direktur Presige Motorcars, Rudy Salim.

2. Putra Sinar Giri pindah dari Jember, Jawa Timur, ke Pati, Jawa Tengah, setelah diakuisisi wakil Wali Kota Pati, Saifurl Arifin pada 16 Desember 2020. PSG kini berubah nama menjadi Putra Safin Group (PSG)Pati

Saiful Arifin dilaporkan mempunyai kekayaan hingga Rp185 miliar dan ia telah mendirikan Safin Pati Football Academy yang telah memiliki lapangan latihan sendiri dan rutin mencari pemain muda berbakat ke pelosok Tanah Air.

3. Persis Solo menjadi salah satu klub “sultan” setelah diakuisisi oleh putra Presiden Republik Indonesia, Kaesang Pangarep. Kaesang tak sendiri dalam membeli Persis, ia menjadi salah satu dari tiga pemilik baru klub bersama mantan Presiden Inter Milan Erick Thohir, dan Direktur PT Plevia Makmur Abadi Kevin Nugroho.

4. Terakhir adalah Martapura FC yang kini bernama Dewa United setelah dibeli Garibaldi Thohir, Kevin Hardiman, dan Mahendra Agakhan Thohir. Pengusaha Garibaldi Thohir alias Boy Thohir merupakan kakak dari Erick Thohir dan pemilik saham mayoritas Adaro Energy, salah satu eksportir coal terbesar Indonesia.

Ia tercatat oleh Forbes sebagai orang terkaya ke-15 di Indonesia dengan kekayaan 1,65 miliar dolar AS atau sekitar 24 triliun rupiah per September 2020.