Ulasan Lini Tengah Persib di Piala Menpora: Andalkan Pengalaman, Menanti Kapten Timnas Afghanistan On-fire

Bandung melangkah dengan pasti hingga ke 2021 dengan catatan mulus.

Selama babak penyisihan di grup D yang dilangsungkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, tim asuhan Robert Alberts ini tidak terkalahkan.

Laga perdana lawan Bali United (1-1), lawan Persita Tangerang (2-1), dan lawan Bandang Aceh (3-1), sedang di babak 8 besar, Persib menang tipis atas (3-2).

Persib kini tengah persiapan menuju babak semifinal kontra asuhan Dejan Antonic yang akan dilangsungkan dua leg.

Duel leg pertama akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman dan leg kedua akan dilangsungkan di , Solo.

Kelolosan Persib ke semifinal tentu tidak lepas dari lini tengah yang menjadi pengatur dalam membangung serangan.

Setidaknya ada tiga skuad Persib Bandung yang membantu di lini tengah, mereka adalah Dedi Kusnandar, , dan Esteban Vizcarra.

Dedi Kusnandar Kenyang Pengalaman

Pemain kelahiran Sumedang, 20 Oktober 1991 ini cukup berperan dalam mengatur serangan selama Piala Menpora 2021. Pemain yang akrab disapa Dado ini memang mampu dalam mengatur serangan dan membagi bola terhadap rekannya yang ada di lini depan.

Dado kenyang pengalaman di lini tengah. Ia mengawali kariernya di SSB UNI Bandung, kemudian Ke Persib Bandung U-21, lalu sempat hengkang ke Pelita Jaya U-21.

Karie seniornya diawali di klub Pelita Jaya FC. Setelah dari Pelita, pemain bernomor punggung 11 di Persib ini sempat hijrah ke beberapa klub besar lainnya seperti Arema dan Persebaya Surabaya.

Pada Desember 2014, Dado pun kembali ke Persib hingga awal 2016 dan menyebrang ke Sabah FA, Malaysia, namun tidak lama kemudian kembali ke Persib hingga saat ini dan menjadi andalan Robert Alberts di lini tengah sampai saat ini.

Farshad Noor Tinggal Maksimalkan Fisik

Pemain asal Afghanistan ini menjadi kekuatan baru Maung Bandung. Meski belum sehebat Omid Nazari, kapten Timnas Afghanistan ini mulai terlihat perannya dalam mengatur serangan di lini tengah.

Sayangnya, ia belum didukung fisik 100 persen karena baru merasakan pertandingan setelah satu tahun empat bulan absen.

Robert Alberts secara bertahap menurunkan Farshad dari tiga pertandingan yang sudah dilewati oleh eks pemain PSV Eindhoven ini. Meski demikian, pemain dengan tinggi 1,8 meter ini semakin menunjukkan kemampuannya dari waktu ke waktu.

Farshad mampu membantu serangan sekaligus bertahan. Bahkan, saat Robert menariknya di dua laga terakhir, Persib kebobolan, yakni saat lawan Persiraja Bandang Aceh dan di babak 8 besar lawan Persebaya Surabaya.

Bukan tidak mungkin, pemain bernomor punggung 5 ini akan menjadi pemain andalan di lini tengah Maung Bandung di 2021.

Kematangan dan Skill Esteban Vizcarra

Pemain kelahiran Argentina, 11 April 1986 ini berperan sebagai gelandang serang Maung Bandung. Ia pun bisa ditempatkan sebagai penyerang. Kemampuan Vizcarra memang tidak diragukan lagi.

Ia kerap mampu menusuk jantung lini pertahanan lawan. Selama Piala Menpora, Vizcarra telah menyumbang satu gol untuk Persib.

Esteban kerap membantu serangan Persib, meski ia lebih bermain di sayap, akan tetapi lebih banyak masuk membantu serangan hingga ke depan.

Selain itu, pengalaman dan jam terbang di sepak bola menjadi nilai pluspemain naturalisasi ini.

Berita Terkait