Shin Tae-Yong: Asnawi Mangkualam Bahar Lebih Bagus Di Posisi Winger, Bukan Penyerang

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong tidak hanya memberikan masukan kepada gelandang muda Asnawi Mangkualam Bahar saat menyaksikan pertandingan lanjut K League 2 di Stadion Ansan Wa kemarin, tapi juga berdiskusi dengan pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-sik.

Dalam tiga pertandingan yang dilakoni Asnawi, Gil-sik beberapa kali mengubah posisi pemain berusia 21 tahun itu. Saat menjalani debut bersama Ansan di ajang Piala FA, Asnawi ditempatkan sebagai bek sayap kanan.

Ketika melakoni debut di K League 2 melawan Busan IPark, Gil-sik mengubah Asnawi menjadi penyerang sayap. Sedangkan pada laga kemarin menghadapi Jeonnam Dragons, Asnawi diposisikan sebagai sayap kanan.

Tae-yong mengaku telah menganalisa performa Asnawi di tiga pertandingan tersebut. Dua dari laga ini disaksikan melalui layar kaca, sedangkan pada pertandingan kemarin ia melihatnya secara langsung di stadion.

“Penampilan Asnawi lebih baik, dan saya sudah bicarakan itu dengan dia. Saya kira penguasaan bola dan pergerakannya sudah bagus,” ucap Tae-yong kepada wartawan yang juga dihadiri jurnalis Goal Korea.

Selebrasi Timnas Asnawi Mangkualam & Osvaldo Haay – Indonesia U-23 vs Singapura U-23 – SEA GAMES 2019

“Asnawi punya kelebihan jika dia bermain di posisi bek sayap, bukan penyerang sayap. Saya sangat berterima kasih kepada pelatih Kim Gil-sik yang sudah memberikan kepercayaan kepada Asnawi. Saya bilang ke dia, Asnawi akan bermain lebih baik ketika ditempatkan sebagai winger.”

Tae-yong mempunyai pertimbangan tersendiri ingin melihat performa Asnawi bersama Ansan. Pelatih berusia 50 tahun ini menjelaskan, menyaksikan penampilan pemain timnas secara langsung di stadion sudah dilakukannya sejak menangani Korea Selatan. Hal itu dilakukannya saat melihat langsung aksi Son Heung-min bersama Tottenham Hotpsur maupun Koo Ja-cheol kala memperkuat klub Jerman FC Augsburg.

“Saya senang bertemu dengan Asnawi. Dia pemain bagus yang sudah bekerja di timnas Indonesia, tentu saja saya suka dia. Kalau tidak, saya tidak akan datang ke stadion. Ketika saya melatih timnas Korsel, saya juga melihat langsung penampilan Son Heung-min atay Koo Ja-cheol di stadion,” tutur Tae-yong.

Tae-yong berencana menyertakan nama Asnawi ke dalam skuad Indonesia untuk menjalani pertandingan sisa Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 di Uni Emirat Arab yang berlangsung pada 3 hingga 15 Juni.

Situasi itu membuat Asnawi berpotensi absen di lima pertandingan Ansan, karena mantan penggawa PSM Makassar tersebut diminta bergabung sejak masa persiapan. Tae-yong berharap manajemen dan Gil-sik melepas Asnawi saat pemusatan latihan (TC) dimulai Mei.

“Saya akan kembali ke Indonesia pada 2 Mei. Saya ingin memanggil Asnawi pada bulan Mei [untuk ikut TC timnas]. Saya harus membicarakan tentang hal ini dengan Ansan,” ucap Tae-yong.