Pulang dari Piala Menpora, Bali United Alihkan Fokus ke Piala AFC

Fokus Bali United berubah haluan setelah tersingkir dari Piala Menpora 2021. Serdadu Tridatu, julukannya, kini berkonsentrasi menatap Piala AFC.

Kiprah Bali United di Piala Menpora kandas di tangan PSS Sleman. Tim Serdadu Tridatu kalah 2-4 dari PSS Sleman melalui adu penalti pada perempat final di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (12/4/2021).

Selain Piala AFC, Bali United juga akan memulai kampanyenya mempertahankan gelar Liga 1 dalam waktu dekat.

“Piala Menpora adalah turnamen yang sangat bagus untuk kami dan semua tim. Kami masih punya Liga 1 dan Piala AFC. Kami harus lebih bagus lagi,” terang pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, pada konferensi pers setelah pertandingan.

Teco punya alasan mengapa Bali United kurang maksimal di Piala Menpora. Pasalnya, Tim Serdadu Tridatu hanya mengandalkan dua pemain asing setelah Melvin Platje dan Brwa Nouri dipinjamkan.

Bahkan ketika kalah dari PSS, Bali United cuma diperkuat oleh Willian Pacheco setelah Diego Assis menderita cedera pada awal turnamen.

“Di Piala Menpora, kami kekurangan pemain asing. Ada pemain asing yang cedera juga. Setelah ini, kami akan pulang ke Bali. Kami akan kerja keras dan membangun semangat demi Piala AFC,” jelasnya.

Di Piala AFC, Bali United tergabung di Grup G. Tim Serdadu Tridatu akan menghadapi wakil Vietnam, Hanoi, klub Kamboja, Boeung Ket, dan pemenang dari babak play-off.

Babak penyisihan grup Piala AFC tahun ini akan memakai format setengah kompetisi alias satu laga. Setiap grup kemungkinan bakal menerapkan sentralisasi lokasi pertandingan.

Bali United pernah dua kali berkancah di Piala AFC pada 2018 dan 2020. Pada kesempatan pertamanya, mereka tersingkir pada babak penyisihan. Pada pengalaman keduanya, turnamen terpaksa dihentikan akibat pandemi COVID-19.