Bali United Ditendang PSS dari Piala Menpora: Kegagalan Eksperimen Teco terhadap Samuel Reimas pada Adu Penalti

Eksperimen Stefano Cugurra Teco dengan Samuel Reimas gagal total. Kiper pelapis Bali United itu tidak mampu menahan satu pun tendangan 12 pas dari empat pemain PSS Sleman.

Alhasil, Bali United kalah 2-4 dari PSS melalui adu penalti pada perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (13/4/2021).

Teco, pelatih Bali United, menarik keluar kiper utamanya, Wawan Hendrawan, untuk digantikan Reimas pada detik-detik akhir waktu normal.

Teco awalnya yakin Reimas bisa tampil heroik pada babak tos-tosan. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Kiper berusia 28 tahun itu harus merelakan gawangnya dibobol oleh semua eksekutor PSS.

“Saat kami berlatih di Bali, Reimas bagus dalam adu tendangan penalti dalam beberapa kesempatan latihan. Kami sudah tahu kualitasnya,” kata Teco pada konferensi pers setelah pertandingan.

“Kami memang sudah berencana memainkan Reimas pada menit-menit akhir agar dia bermain pada babak adau penalti. Namun, PSS lebih baik dalam fase ini,” jelas arsitek asal Brasil itu.

Gara-gara Kartu Merah

Teco menilai performa Stefano Lilipaly pada babak pertama sudah menjanjikan. Hanya saja, kondisinya berubah 180 derajat ketika Andhika Wijaya dikartu merah pada menit ke-69.

Setelah bermain dengan 10 orang, Bali United terpaksa tampil lebih aman ketimbang harus kecolongan.

“Pada babak pertama, kedua tim punya banyak peluang mencetak gol. Namun pada paruh kedua, kedua tim menunjukkan pertahanan yang lebih bagus ketimbang menyerang,” tutur Teco.

“Pada babak kedua, kami lebih dominan dan bermain lebih bagus. Namun, kartu merah Andhik Wijaya bikin kami kerepotan. Kami masih bisa bertahan dengan bagus. Hanya saja pada babak adu penalti, PSS lebih baik dari kami,” terang mantan pelatih Persija Jakarta itu.