Persib Academy League Resmi Bergulir

dan menyelenggarakan Persib Academy League. Liga internal pertama ini diselenggarakan untuk mencari pemain berkualitas dari 17 cabang Akademi Persib.

Liga ini digelar dalam lima kategori usia, yaitu KU-13, KU-14, KU-15, KU-16 dan KU-18. Setiap kategorinya akan menerapkan sistem kompetisi penuh di setiap wilayah bergantung pada jumlah peserta.

Direktur Akademi Persib, Yoyo S. Adiredja menyebut Persib Academy League menjadi kesempatan bagi peserta akademi untuk menunjukkan potensi yang ada dalam dirinya. Penyelenggaraan akan digelar dari 4 April hingga 30 November mendatang di lima tempat berbeda.

“Tentu Persib Academy League sangat penting, bagaimanapun setiap latihan harus punya tolok ukur, tapi yang kemudian kami pikirkan bukan hanya menggelar liga, tapi harus ada output,” kata Yoyo, Senin (5/4).

Yoyo menyebut ajang ini akan digunakan scouting talent yang dimiliki oleh Persib untuk memilih pemain yang akan membela Persib di kompetisi Liga 1. Sehingga setiap pemain yang dipilih otomatis dipromosikan pada Diklat Persib.

Sebelumnya Akademi Persib telah menggelar ajang Persib pada 2020 lalu. Semua masukan dan evaluasi di ajang itu kemudian diterapkan pada Persib Academy League.

Di sisi lain, penyelenggaraan Persib Academy League berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, kompetisi digelar dengan menggunakan protokol kesehatan ketat untuk memastikan tidak ada kluster dari sepak bola.

“Kami mengikuti ketentuan pemerintah, mulai dari mereka yang masuk ke komplek pertandingan hanya ofisial dan pemain, tida kada penonton ataupun orang tua pemain. Kami juga mewajibkan semua yang masuk dalam latihan untuk melakukan tes antigen untuk memastikan semua hasilnya negatif,” kata Yoyo.

Sambutan hangat pun diberikan dari setiap cabang Akademi Persib. Sekretaris Persib Academy League, Imam Nurjaman menyebut jumlah peserta yang didaftarkan sesuai dengan ekspektasi pihak penyelenggara.

“Persib Academy League disambut dengan antusias tinggi. Ini juga yang jadi keinginan kami untuk menjalankan visi dan misis mengembangkan anak-anak dengan metode kepelatihan kami sehingga potensi di setiap daerah dapat kami saring,” kata Imam.

Salah satu jebolan Akademi Persib adalah . Datang dari Akademi Persib Kota Cimahi, Kakang mendapat ppromosi untuk bermain di Diklat hingga akhirnya promosi ke Persib senior. Kakang pun meramaikan Garuda Select dan dipanggil .

Meski jalan Kakang terlihat mulus, Kakang mengakui semua tidak mudah karena harus lebih bekerja keras dibandingkan orang lain. Dia mencontohkan bagaimana penampilan dia di ajang Festival Filanesia belum membuatnya dilirik oleh Diklat.

“Jadi itu evaluasi diri dan menambah semangat untuk latihan. Setelah itu saya bisa memberi kontribusi ke Persib U-16, lanjut ke Garuda Select dan . Di Persib senior pun saya terus bekerja dan berlatih lebih keras,” kata Kakang.

Produk Akademi Persib pun tidak berhenti di Kakang. Terdapat beberapa nama binaan Akademi Persib dan Diklat Persib yang masih berjuang bersama Garuda Select Jilid 3 di Inggris seperti Dimas Juliono Pamungkas, Diandra Diaz Dewari, M. Valereon dan Ansori.

Berita Terkait