Lupakan Piala Menpora, Bos Bhayangkara FC Alihkan Fokus ke Liga 1 2021

kembali berlatih setelah gagal ke babak 8 besar . Tim berkumpul pagi tadi di Lapangan UNS Solo dan latihan berlangsung tertutup.

COO Bhayangkara, menegaskan tim harus melupakan hasil menyakitkan di Piala Menpora dan bersiap menyambut . The Guardian berusaha mempersiapan diri lebih awal agar kekompakan dan kematangan strategi terbangun, guna mengarungi pertandingan kompetisi yang padat.

“Kami terus latihan untuk mempersiapkan 2021 yang persaingannya antar klub semakin berat, jadi kami fokus ke latihan saja,” katanya.

Sebelum mulai latihan, Bhayangkara tetap menerapkan protokol kesehatan yakni dengan melakukan test swab. Hal itu perlu dilakukan karena masih berlangsungnya pandemi Covid-19.

“Swab antigen sangat kami anjurkan selama pemain atau official yang pulang ke rumah, jadi tetap tim terjaga dan terpantau selama libur,” tutur Sumardji.

Hasil di Piala Menpora 2021 menjadi evaluasi bagi tim pelatih Bhayangkara. Satu hal yang jadi perhatian adalah mengembalikan kondisi fisik pemain agar lebih siap di Liga 1 dan tak gampang cedera seperti di babak penyisihan grup Piala Menpora.

“Kami akan tetap jaga kebugaran pemain karena beberapa pemain keluar dalam posisi cedera. Ini baru pra musim, masa persiapan dan kami hanya dua minggu buat main, jadi ke depan kami tingkatkan kebugaran pemain,” jelas pelatih Bhayangkara, .

Bhayangkara Solo FC masih mengusahakan pemain baru untuk Liga 1, terutama pemain asing. Saat ini baru ada dua nama plus satu nama yakni dan Ezechiel N’douassel serta Lee Yu-jun yang dalam proses naturalisasi.

Berita Terkait