Kurniawan Dwi Yulianto Percaya Diri Hadapi Tim Elite Malaysia

Pelatih asal Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto percaya diri tim besutannya bakal melanjutkan tren positif ketika menghadapi klub elite Malaysia Super League (MSL) Johor Darul Takzim (JDT) di Stadion Likas, Selasa (6/4) malam WIB.

Sabah bermodalkan masing-masing satu kemenangan dan imbang menjelang duel ini. Setelah mengalahkan Terengganu FC 2-1, Sabah bermain imbang tanpa gol melawan tuan rumah Kuala Lumpur City FC.

Hasil itu menjadi pengobat hasil buruk ketika Sabah menelan tiga kekalahan secara beruntun. Bahkan hasil tersebut membuat petinggi Sabah gusar, dan memberikan ultimatum kepada Kurniawan untuk memberikan torehan positif di tiga pertandingan.

Duel melawan JDT menjadi laga terakhir terhadap penilaian kinerja Kurniawan bersama tim. Kendati dalam tekanan, Kurniawan optimistis The Rhinos bisa melanjutkan catatan positif seperti di dua laga terakhir.

Kurniawan menyatakan, bermain di kandang menyuntik motivasi pemainnya untuk menghadapi tim elite dan bertabur bintang. Legendaris Indonesia ini meminta pemain fokus menghadapi laga nanti.

“Hasil imbang tanpa gol saat bertemu Kuala Lumpur telah mengubah posisi Sabah di klasemen sementara (keluar dari zona degradasi),” ujar Kurniawan dilansir akun Facebook resmi klub.

“[Pertandingan] Selasa nanti kami yakin bisa mendapatkan hasil bagus, walau kami menyadari JDT merupakan tim elite yang berisikan pemain hebat. Bukan hal yang mustahil bagi kami untuk meredam JDT d Stadion Likas.”

Laga ini tentunya menyedot perhatian suporter Sabah. Selain untuk kali pertama mereka dapat menyaksikan tim kesayangannya secara langsung di tribune setelah pemerintah memberikan izin pertandingan sepakbola dapat disaksikan penonton, fans berharap Sabah memperoleh hasil bagus.

Laman Metro mewartakan, mengingat pertandingan digelar di tengah pandemi virus Corona, panitia pelaksana (panpel) cuma menjual 2.957 tiket secara daring. Tiket yang mulai dijual hari ini langsung ludes dalam satu jam.

Sejumlah aturan dalam penerapan protokol kesehatan juga diberlakukan. Di samping harus berada di dalam stadion 30 menit sebelum kick-off dan menjaga jarak 1,5 meter, penonton juga dilarang menggunakan kamar kecil saat jeda.