Adolf Kabo, striker Papua yang haus gol di Timnas

Mantan striker dan tim Irian Jaya 1985 meninggal dunia di RS AL Manokwari karena sakit, Minggu (4/4/2021).

Penyerang kelahiran Manokwari 61 tahun ini mulai berprestasi ketika membela kesebelasan KNPI Irian Jaya ke Jakarta padaera 1980 an.

Lahir di Manokwari 3 Maret 1960, Adolof Kabo mengawali karirnya bersama kesebelasan Komite Nasional Pemuda (KNPI) Irian Jaya. Sejak itu namanya mulai dikenal dan terpilih memperkuat tim PON Irian Jaya pada 1985 di Jakarta.

Bersama tim Irian Jaya Adolf Kabo, Elly Rumaropen, Max Krey, Mettu Dwaramuri, Sergius Fonataba dan kawan kawan meraih medali perak setelah kalah melawan tim PON Sumatera Utara dalam drama adu penalty di Stadion GBT Senayan Jakarta dengan skor 3-2.

Selanjutnya pada 1986 membawa Perseman Manokwari lolos ke babak final Perserikatan melawan yang diperkuat Adjat Sudrajat, Robby Darwis dan Corneles Rumawi.

Paul Cumming pelatih Perseman era 1984-1986 menulis dalam artikelnya berjudul Kisah Bir dan sepakbola ala Papua dalam laman resmi panditfootball.com menyebutkan Adolof Kabo adalah pemain kunci Perseman Manokwari. Sebagai seorang striker, dia penyerang yang gol-golnya amat dibutuhkan. Tapi Kabo bukan sekadar goal-getter, dia juga nyawa tim. Dengan skill individunya, yang kadang kala membuatnya terlihat egois, Kabo sering meneror pertahanan lawan seorang diri.

“Bersama partnernya di lini depan, Elly Rumaropen, dan pemain tengah Yonas Sawor, Kabo bisa sangat percaya diri mengobrak-abrik pertahanan lawan,” tulis Paul Cumming.

Sayangnya dalamfinal melawan Persib Bandung, Adolf Kabo dan kawan kawan menderita kalah 0-1.

Masuk 1986, kehebatannya sebagai seorang striker haus gol, membuat namanya terpilih masuk di bawah arahan pelatih Bertje Matulapelwa. Saat itu Adolf Kabo, Yonas Sawor dan ikut memperkuat timnas Indonesia 1986. Tim tersebut merupakan gabungan tim Perserikatan dan Galatama.

Selama memperkuat timnas Indonesia Adolf Kabo bermain bersama striker tim Galatama . Adolf Kabodan kawan kawan lolos ke babak semifinal ASIAN Games 1986 dan meraih medali perunggu di Korsel.

Selanjutnya pada Sea Games 1987 Adolf Kabo dan kawan kawan meraih medali emas. Selama di timnas melawan Qatar bermain imbang 1-1 dan salah satu gol dicetak Adolf Kabo dalam babak penyisihan grup Asian Games 1986.

Saat melawan tim Saudi Arabia Indonesia kalah 0-2 sedangkan babak selanjutnya menangatas Malaysia dengan skor 1-0 dengan gol yang dicetak Yonas Sawor. Kekalahan Qatar 1-0 saat melawan sehingga Indonesia masuk ke babak perempatfinal sebagai runner up Grup C mendamping Arab Saudi.

Sukses Adolf Kabo dankawan kawan lolos masuk ke babak semifinal melalui adu finalti melawan UniEmirat Arab di mana striker Perseman ini juga mencetak satu gol bersama RickyYacobi dan kawan-kawan. Dalam babak semifinal kalah 4-0 melawan Korsel.

Begitupula dalam perebutan medali perunggu kalah melawan Kuwait dengan skor 5-0. Ini salah satu prestasi timnas Indonesia 1986 di Asian Games masuk semifinal bersama pelatih Bertje Matulapelwa.(jubi.co.id)

Berita Terkait

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.