Ini Komentar Teco Jika Bali United Bentrok Lawan Persebaya Lolos di Grup C Piala Menpora 2021

Skuat Bali United akhirnya memastikan satu tiket ke fase perempat final 2021, seusai bermain imbang 1-1 kontra Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo Sleman Yogyakarta, Jumat (2/4).

Gol Bali United tercipta hasil sepakan bola mati Kadek Agung yang disundul Ilija Spasojevic menit 14.

Sementara gol Persita Tangerang tercipta menit 54 lewat aksi Taufiq Febrianto.

Bali United susah payah menghadapi skuat Persita Tangerang yang bermateri pemain muda tanpa pemain asing.

Persita justru mendominasi penguasan bola. Mereka bermain lebih efektif dan efisien dengan bola pendek cepat.

Sementara Bali United yang mengandalkan Stefano Lilipaly dan Ilija Spaso di lini depan tak mampu menciptakan banyak peluang.

Bek asing Bali United Willian Pacheco juga dibuat repot oleh aksi , Nur Hardianto, Alcha Aldi, dan Alta Balla.

Dalam laga ini, gelandang muda Bali United Kadek Agung tampil baik sebagai starter.

Pelatih Bali United Teco memberi kesempatan kepada dia mengeksekusi bola mati.

Ketika penyerang Bali United M Rahmat dilanggar di luar kotak penalti, wasit Dwi Purba Adi Wijaksana meniup peluit fouls.

Kadek Agung bertugas sebagai eksekutor. Tendangan melengkung kaki kanan berhasil dimanfaatkan menjadi gol oleh Ilija Spaso menit 14.

Heading asal Montenegro ini tak mampu dijangkau kiper Persita, Try Hamdi Goentara.

Setelah gol ini, Bali United memperoleh beberapa peluang, namun tak dapat dikonversi menjadi gol.

Sementara Persita Tangerang bukan tak ada peluang. Mereka mampu mengimbangi organisasi tim Bali United. Bahkan Persita pun sempat mendominasi penguasan bola.

Irsyad Maulana, Aldy dan Nurhadianto membuat repot pertahanan Bali United yang dikawal , Willian Pacheco, Gavin Kwan dan Michael Gerald Orah.

Orah terlihat sulit mengantisipasi Aldy dan Toha dari sisi kanan Persita.

Pelatih Bali United Teco akhirnya menarik keluar Orah diganti Ricky Fajrin sebelum babak pertama berakhir.

Hingga peluit babak pertama berbunyi, Bali United unggul sementara 0-1.

Memasuki babak kedua, Persita mendominasi laga.

Mereka lebih berani memegang bola dan memainkan passing pendek. Serangan balik berbahaya Persita nyaris memberi gol.

Namun umpan Kevin Gomes dari sisi kiri tak mampu dijangkau Aldi di depan gawang Wawan Hendrawan.

Gol bagi Persita baru tercipta pada menit 54 lewat skema serangan balik. Iryad menjadi otak gol ini dari sisi kiri menyerang Persita.

Dia berhasil memberi umpan yang berhasil dituntaskan Taufiq Febrianto menit 54.

Setelah gol ini, Persita mendominasi penguasan bola. Mereka bermain efektif dengan bola-bola pendek.

Bali United nyaris tanpa peluang berbahaya. Coach Teco juga akhirnya melakukan beberapa pergantian untuk menambah daya gedor lini depan.

Dias Angga menggantikan Gavin Kwan menit 46. Kemudian Sidik Saimima dan Yabes Roni masuk menggantikan M Rahmat dan Rizky Pellu menit 60.

Pergantian ini tak memberi perubahan banyak di lini depan Bali United. Menit 83 Teco mengganti Kadek Agung dengan Fahmi Al Ayubi dan Haudi Abdillah menggantikan Leonard Tupamahu.

Meski demikian, pemain belakang dan gelandang Persita mampu melakukan pressure di area bertahan Bali United.

Bali United mendapat sepak pojok beruntun di menit akhir, namun tak satu pun dikonversi menjadi gol. Ketika waktu tersisa 4 menit, Teco dan sejumlah pemain di-banch memberi instruksi agar men-delay permainan untuk menahan skor 1-1.

Dengan hasil seri ini, Bali United berhasil meraih satu tiket ke babak perempat final. Sebagai wakil grup D, Bali United akan berhadapan dengan wakil grup C yang dihuni Madura United, PS Sleman, , Persebaya dan Persik Kediri.

Di grup ini Persik Kediri yang dipastikan tersingkir, sementara empat tim lainnya masih berpeluang lolos.

Satu poin hasil seri 1-1 lawan Persita, membawa Bali United lolos grup D. Karena pada laga tadi malam menang melawan dengan skor akhir 2-1, maka Bali United jadi runner up. Bali United akan berjumpa juara grup C di babak perempat final.

Empat tim yang menjadi calon lawan yakni Persebaya Surabaya, Madura United, PS Sleman, dan Persela Lamongan. Empat tim ini masih memiliki peluang sama untuk lolos sebagai juara grup atau pun runner up.

Dalam laga penentuan kontra Persita, Teco mencoba meraih poin penuh namun kemenangan Bali United pupus setelah Persita menyamakan kedudukan.

“Satu poin cukup buat kita lolos dari grup,” tegas Teco usai laga.

Terkait siapa lawan yang dihadapi di perempat final, Teco mengatakan masih menunggu hasil pertandingan grup C.

“Kita masih tunggu grup C yang dihuni Persebaya. Persebaya saat ini di nomor satu grup. Beberapa tim masih bisa lolos. Di grup C punya kesempatan lolos,” kata pelatih asal Brasil ini.

Teco mengatakan senang karena telah melakoni tiga laga grup D dan akan berusaha menjalani laga sebanyak mungkin di kancah Piala Menpora.

“Yang bagus kta sudah main tiga laga. Kita fokus buat lolos dari grup. Kita butuh banyak laga sebelum tampil di Piala AFC 22-28 Juni 2021,” tegas Teco.

Berita Terkait

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.