Hilangnya Dua Sosok Senior Persija dan Dampaknya di Piala Menpora 2021

Dua sosok berpengaruh di Persija Jakarta, yakni Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan, sama-sama tidak terlihat sejak pertandingan pertama tim sampai laga penutup Grup B Piala Menpora 2021.

Ketiadaan dua sosok senior tesebut membuat amunisi Persija Jakarta seakan kurang lengkap.

Sebelumnya, baik Bambang Pamungkas maupun Ismed Sofyan nyaris selalu mewarnai setiap pertandingan yang melibatkan Macan Kemayoran (julukan Persija).

Setelah ditelusuri, keduanya punya alasan masing-masing untuk tak bergabung bersama Persija di Piala Menpora 2021.

Bambang Pamungkas atau yang biasa disapa Bepe, belakangan diketahui sudah tidak lagi menjadi bagian Persija Jakarta dalam kapasitas sebagai manajer tim.

Kontrak Bambang Pamungkas sebagai manajer tim telah berakhir sejak Januari 2021. Sementara itu, manajemen belum bisa memperpanjang kontrak sang legenda Persija Jakarta tersebut karena satu dan lain hal.

Sementara, Ismed Sofyan terpaksa menepi karena sedang berkutat dengan cedera. Padahal, figur paling senior di Persija Jakarta itu masuk dalam daftar nama pemain yang dibawa ke Sleman di fase grup Piala Menpora 2021.

Menanggapi hal tersebut, pelatih Persija Jakarta, Sudirman, mengakui ketiadaan dua sosok senior tadi memberikan dampak cukup besar.

Namun, pada saat bersamaan, sang pelatih menegaskan bahwa Persija Jakarta adalah tim besar yang didukung pemain –pemain profesional.

Skuad Macan Kemayoran tidak pernah menggantungkan nasib pada satu orang saja.

“Peran Bepe memang sangat besar dalam tim. Tapi, dengan tidak adanya dia di sini, saya pikir pemain kita semuanya sudah tahu, bahwa apa pun yang terjadi pada Bepe kita selalu akan memberikan yang terbaik untuk Persija,” ujar Sudirman.

“Itu yang paling penting yang ditekankan kepada semua pemain dalam Persija ini,” katanya menambahkan.

Sementara absensi Ismed Sofyan (41 tahun) dirasa juga tidak terlalu mengganggu tim, kendati tak bisa dimungkiri ada atmosfer berbeda di ruang ganti tanpa kehadiran sang bek veteran.

Persija Jakarta masih punya banyak stok bek sayap yang bisa mengisi lubang peninggalan Ismed Sofyan.

Sudirman mengatakan, saat ini Ismed Sofyan sedang dalam masa rehabilitasi di bawah pantauan langsung tim medis Persija Jakarta.

“Soal Ismed memang kondisinya juga tidak begitu baik karena masih ada sedikit cedera.”

“Kemarin dalam latihan-latihan masa persiapan ada sedikit masalah di bagian lututnya. Jadi, dia masih dalam masa rehabilitasi di lututnya, sehingga tidak kami ikutkan dalam pertandingan,” ujar Sudirman mengakhiri.