Bruno Smith dan Caio Ruan Tak Dilibatkan dalam Latihan Arema, Sudah Didepak?

Arema FC memulai latihan kembali di lapangan Ketawang, Kabupaten Malang, Sabtu (3/4/2021) . Setelah tersisih di fase grup Piala , tim pelatih hanya memberikan libur 3 hari untuk pemainnya.

Namun, duo Brasil, dan dalam latihan. Hal tersebut memperkuat anggapan dua pemain itu kontraknya tidak dilanjutkan.

Padahal semua pemain lokal hadir. Hanya yang tidak ikut latihan karena cedera. Tapi dia berada di samping lapangan dengan pakaian santai.

“Caio dan Bruno sudah tidak ikut latihan lagi,” kata pelatih sementara Arema, .

Informasinya, dua pemain itu tengah mengurus penyelesaian kontrak dengan manajemen Arema. Masih ada kompensasi yang harus dibayar untuk memulangkan keduanya ke Brasil. Sebab, belum ada rencana mereka akan gabung klub lain di Indonesia.

Manajemen Arema sepertinya tidak akan mengumumkan secara resmi pelepasan duo Brasilnya itu.

General Manager Arema FC, menyampaikan publik bisa menilai sendiri performa dua asingnya di . Tidak adanya mereka dalam sesi latihan terkini sudah jadi tanda mereka bukan bagian Singo Edan lagi.

Sebenarnya, Bruno dan Caio masih ingin membela Arema FC. Tapi mereka menyadari jika performanya belum maksimal. Dan mereka ingin berpisah baik-baik dengan Arema.

“Kami datang untuk membantu tim. Kalau sekarang harus berakhir, kami tidak ingin ada masalah lagi,” jelasnya.

Bruno tampak tidak terlalu kecewa. Baginya sudah hal biasa kontrak pemain dengan klub berakhir. Seperti diketahui, Bruno baru gabung Arema satu pekan jelang Piala Menpora bergulir. Sejak awal dia mengaku kondisinya tidak akan 100 persen di turnamen ini.

Karena dia sempat pulang kampung dan terlambat ikut latihan. Ditambah lagi dia harus menjalani karantina di Jakarta sepekan untuk memastikan bebas dari virus corona.

Di Piala Menpora, Bruno tampil dalam semua laga penyisihan. Dan sudah diprediksi sejak awal, dia tak bisa mengangkat permainan Arema. Padahal dia ditugaskan sebagai playmaker tim untuk mengatur irama permainan.

Berita Terkait