Piala Menpora 2021: Bukti Pratama Arhan Tak Cuma Jago Throw In

Pratama Arhan tampil impresif bersama Semarang selama fase grup Piala 2021. Ia membuktikan diri tak cuma jago soal lemparan ke dalam jarak jauh.

Keberhasilan PSIS lolos ke babak penyisihan 2021 tak lepas dari peranan besar Arhan. Ia menyumbang dua gol dan satu assist, catatan istimewa buat seorang pemain muda berposisi bek sayap.

Hebatnya lagi, bola-bola mati PSIS kerap dipercayakan kepada Arhan. Contohnya ketika Arhan menjadi eksekutor tendangan penalti saat PSIS jumpa Tira , Kamis (25/3/2021). Arhan sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor tendangan penalti dan PSIS menang 3-1 atas Tira Persikabo.

Tendangan-tendangan penjuru PSIS juga kini dipercayakan ke Arhan. Maklum, tak cuma lemparan ke dalamnya yang berbahaya, umpan silangnya terhitung akurat dan juga sering membahayakan pertahanan lawan.

Teranyar, Arhan jadi pahlawan kemenangan PSIS atas Arema FC, Selasa (30/3). Ia menyumbang satu gol dan satu assist yang membawa PSIS mengalahkan Arema 3-1 sekaligus memastikan lolos ke babak penyisihan.

Atas penampilan impresifnya, Statoskop, penyedia data statistik, menobatkan Arhan sebagai Man of the Match laga Arema kontra PSIS. Sebuah catatan fenomenal buat pemain muda yang sebelum 2020 namanya nyaris belum terdengar.

Nama Arhan pertama kali dikenal publik sepakbola Indonesia saat memperkuat Timnas Indonesia U-19 sepanjang 2020. Dalam berbagai uji coba di Kroasia, Arhan menunjukkan kebolehannya soal lemparan ke dalam jarak jauh.

Tak jarang lemparan-lemparannya menyebabkan petaka buat pertahanan tim lawan. Beberapa gol Timnas U-19 di laga-laga uji coba di Kroasia juga lahir dari lemparan Arhan.

Sampai-sampai Arhan disejajarkan dengan Rory Delap, eks pemain Stoke City yang juga lebih dulu dikenal soal magis lemparan ke dalamnya. Arhan bak titisan Rory Delap.

Selama di Kroasia, Arhan juga menjadi pemain kesayangan Shin Tae-yong, pelatih Timnas U-19. Ia mencatat 10 penampilan. Cuma Witan Sulaeman yang selalu bermain selama di Kroasia dengan jumlah penampilan 11 kali.

Arhan sebenarnya berstatus sebagai debutan di Timnas U-19. Berbeda dengan si kembar -, , atau Brylian Aldama, yang sudah main bersama sejak di .

Adapun Arhan dipanggil ke Timnas U-19 oleh Shin Tae-yong karena prestasinya bersama PSIS di ajang Elite Pro Academy (EPA), kompetisi sepakbola kelas usia. Ia membawa PSIS menjadi runner-up EPA U-18 2019.

Atas prestasinya itu lah Pratama Arhan dipanggil ke Timnas U-19 dan promosi ke PSIS senior. Tapi ia belum sempat debut di PSIS karena Shopee Liga 1 2020 keburu ditiadakan karena pandemi COVID-19.

Berita Terkait