Sikap Persija Setelah Bambang Pamungkas Tersangkut Kasus Pengesahan dan Nafkah Anak

Bambang Pamungkas digugat ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan oleh seorang wanita bernama Amalia Fujiawati. Bepe, karibnya disapa, diadukan terkait pengesahan dan nafkah anak.

Kasus ini mencuat tidak lama setelah nama Bambang Pamungkas menghilang sebagai manajer tim Persija Jakarta di Piala Menpora 2021. Perannya digantikan oleh Muhammad Araaf Sidik.

Manajemen Persija Jakarta membantah kasus itu memengaruhi posisi Bambang Pamungkas. Kontrak Bepe sebagai manajer tim disebutkan telah berakhir pada Januari 2021.

Meski tidak lagi menjadi bagian dari tim, manajemen Persija Jakarta masih menaruh perhatian terhadap perkara yang menimpa Bambang Pamungkas.

“Sampai kapan pun Bambang Pamungkas akan tetap menjadi bagian dari Persija Jakarta,” kata Presiden Persija, Mohamad Prapanca dinukil dari laman tim.

“Oleh karena itu, kami mendoakan semoga permasalahan pribadi yang sedang dialaminya segera mendapatkan jalan keluar yang terbaik,” imbuh pria yang karib dipanggil Panca itu.

Bambang Pamungkas ditetapkan sebagai manajer Persija Jakarta sejak 2020 atau sesaat setelah gantung sepatu. Namun, baru juga seumur jagung, Bepe harus melepas jabatannya itu.

“Bambang Pamungkas adalah manajer Persija Jakarta pada 2020. Namun, masa kontraknya telah berakhir pada Januari 2021,” jelas Panca.

“Manajemen Persija Jakarta belum memperpanjang kontraknya sebagai manajer tim. Oleh karena itu, Bambang Pamungkas tidak termasuk dalam daftar tim kami di Piala Menpora,” ucapnya mengakhiri.