Kelemahan-Kelemahan Timnas Putri Terlihat Saat Beruji Coba dengan Tim Putra

Pelatih , , memastikan bahwa anak didiknya masih memiliki banyak hal yang harus diperbaiki meski pemusatan latihan (TC) sudah berlangsung tiga pekan.

“Selama tiga pekan kami tim pelatih memberikan program latihan intens kepada para pemain karena selama pandemi tidak banyak aktivitas yang dilakukan. Pada TC ini salah satu hal yang konsisten dilakukan adalah melakukan internal game di setiap hari Rabu dan Jumat setiap pekannya. Evaluasi pentingnya adalah ritme permainan para pemain untuk keluar dari tekanan terlebih saat menghadapi tim putra,” ucap Rudy di situs resmi .

Skuat Garuda Pertiwi sejauh ini memang menjalani internal game secara rutin. Di pekan pertama, dkk. melakoni pertandingan 3×30 menit, pada Rabu sore dan Jumat malam. Di pekan kedua, menjalani friendly game bersama dua klub putri, Bina Sentra Cirebon dan Lion Football Academy. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan 14-0 dan 15-0.

Pekan ketiga, timnas melawan tim putra Imran Soccer Academy U-15 dan Asiana Soccer School U-13. Di partai itu, timnas kalah dengan skor 1-5.

“Kalau bermain dengan pria meskipun timnya U-13 dan U15, tekanannya pasti lebih tinggi dan berbeda dengan permainan tim wanita. Para pemain masih merasa panik di awal pertandingan, terlebih di 15 menit awal mereka kurang tenang dan proses tim kebobolan di awal pertandingan dikarenakan masalah ketenangan dan keluar dari tekanan tadi. Tapi di babak kedua mereka bermain lebih tenang dan lebih baik,” ujar Rudy.

“Di dua pertandingan pekan ketiga kami tim pelatih jadi bisa tahu lini mana yang kami butuhkan dan pr-pr mana yang perlu diperbaiki. Proses ini masih panjang. Ada sistem keluar masuk yang terus kami terapkan yang sekiranya bisa membantu kinerja tim untuk lebih baik,” tutur Rudy. (bolalob.com)

Berita Terkait