Terungkap, Bruno Smith Langgar Istruksi Tim Saat Arema FC Takluk dari Barito Putera

Satu pemain asing , diketahui melakukan sesuatu yang tidak diinstruksikan pelatih saat laga versus .

Dalam laga yang digelar di Stadion Mahanan, Solo, Jawa Tengah, FC diketahui harus takluk dari Baruto Putera dengan skor 1-2 pada Kamis (25/3/2021).

Sejatinya laga mungkin akan berkesudahan 2-2 andai penalti yang dilakukan oleh Bruno Smith tidak gagal bersarang di gawang Barito Putera.

Namun, keputusan Bruno Smith untuk menjadi algojo penalti ini rupanya telah melangkahi keputusan pelatih tim untuk seorang penendang 12 pas.

Dijelaskan oleh pelatih sementara Arema FC, yakni Kuncoro, bahwa dirinya sudah menentukan siapa saja yang menjadi penendang penalti di 2021.

Ada pun sosok yang telah ditunjuk oleh Kuncoro menjadi penendang penalti adalah dan .

“Kami sudah mencoba dua pemain itu dalam latihan, dan hasilnya oke,” ujar Kuncoro dikutip Bolasport dari Surya Malang.

Namun dalam laga melawan Barito Putera kemarin, justru Bruno Smith yang mengambil kesempatan ini.

Kuncoro sendiri mengaku tidak murka dengan apa yang telah dilakukan oleh Bruno Smith pada hari Kamis lalu.

Sebab dirinya sudah mengetahui alasan yang terjadi di lapangan saat itu, di mana dua eksekutor yang telah ia tunjuk sudah dalam keadaan drop.

Hingga akhirnya Bruno Smith-lah yang berinisiatif untuk menendang hadiah penalti dari wasit ini.

“Saat lawan Barito Putera kemarin, kondisi fisik Dedik dan Bagas Adi sudah habis (drop),” ujar Kuncoro.

“Sedangkan Bruno akhirnya menawarkan diri untuk menjadi eksekutor (penalti),” tambahnya.

Belum diketahui di laga selanjutnya kontra , apakah Bruno Smith akan coba dimasukkan Kuncoro menjadi salah satu penendang penalti atau tidak.

Atau malah Kuncoro akan kembali bereksperimen degan menunjuk nama baru dalam latihan persiapan tim jelang lawan Semarang.

Pada gelaran saat ini, posisi Arema FC sedang dalam keadaan yang kurang baik.

Sebab, Skuad Singo Edan saat ini masih duduk di posisi ketiga dalam klasemen Grup A Piala Menpora 2021 karena baru mengumpulkan satu poin (sekali imbang, dan sekali kalah).

Jika di pertandingan kontra PSIS, Arema FC kembali kalah, bisa dipastikan langkah tim asuhan Kuncoro untuk melangkah ke tahapan selanjutnya tertutup rapat.

Berita Terkait