PSSI Klarifikasi Kabar Tidak Tanggung Ongkos Ambulans Udara Shin Tae-yong ke Korea Selatan

PSSI mengklarifikasi kabar tidak menanggung biaya ambulans udara Shin Tae-yong ke Korea Selatan (Korsel). Ongkos kepulangan manajer pelatih Timnas Indonesia itu ditaksir menyentuh angka Rp1,6 miliar.

Shin Tae-yong baru keluar dari rumah sakit pada akhir pekan lalu setelah dirawat selama sepekan akibat mengidap COVID-19.

Sebelumnya, Media Korea Selatan, Yonhap mengabarkan bahwa Shin Tae-yong telah meninggalkan Indonesia untuk kembali ke Korea Selatan pada Sabtu (27/3/2021) pasca negatif COVID-19.

Shin Tae-yong mudik ke Korea Selatan untuk melanjutkan perawatan akibat penyakit kronisnya memburuk. Pelatih berusia 51 tahun itu pergi menggunakan ambulans udara yang disewanya dengan tarif 130 juta won atau setara dengan Rp1,6 miliar.

Masih dalam pemberitaan Yonhap, ambulans udara itu difasilitasi oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Korsel, namun akomodasi kepulangan ditanggung Shin Tae-yong, bukan PSSI.

“Pihak Kedubes Korsel berkunjung ke Kantor PSSI bertemu saya, Wakil Sekjen PSSI, Maaike Ira, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, dan dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi pada 26 Maret 2021,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, kepada Bola.com, Senin (29/3/2021).

“Mereka menyampaikan bahwa pihak keluarga dan istri Shin Tae-yong meminta izin kepada PSSI untuk mengajak Shin Tae-yong pulang ke Korea Selatan untuk proses penyembuhan dan pemulihan.”

“Mereka juga menyampaikan ke kami bahwa segala biaya yang timbul dalam kepulangan Shin Tae-yong akan ditanggung oleh pihak keluarga, bukan Kedubes Korea Selatan,” jelas Yunus Nusi.

Dituangkan dalam Surat Pernyataan

Dalam narasi berita Yonhap, pihak keluarga memang menginginkan kepala keluarganya itu untuk pulang dan meneruskan pengobatan di rumah sakit besar di Seoul. Yunus Nusi menuturkan, permintaan tersebut juga disampaikan kepada PSSI melalui agen Shin Tae-yong, Mr. Jun.

“Agen Shin Tae-yong, Mr. Jun, menyampaikan hal yang sama kepada Wasekjen PSSI, bahwa Shin Tae-yong akan dibawa ke Korsel dan semuanya akan ditanggung oleh pihak keluarga,” jelas Yunus Nusi.

“Bahkan, permintaan itu pun dituangkan dalam surat pernyataan dari pihak keluarga Shin Tae-yong,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.

Shin Tae-yong sempat dirawat selama sepekan sebelum kembali ke Negeri Ginseng. Yunus Nusi memastikan, pihaknya telah bertanggung jawab atas biaya pengobatan mantan pelatih Timnas Korsel itu selama di Indonesia.

“Biaya perawatan Shin Tae-yong di Indonesia semuanya ditanggung oleh PSSI. Ada kontrak profesional yang saling dihargai. Pihak Shin Tae-yong pun mengerti tentang itu,” terang Yunus Nusi.

Kapan Shin Tae-yong Pulang?

Kepada Yonhap, Shin Tae-yong bercerita memang ingin mudik ke Korea Selatan pada 29 Maret-30 April 2021 setelah Timnas Indonesia nihil kegiatan. Sayang, pelatih alumnus Piala Dunia 2018 itu pulang dalam kondisi sakit.

PSSI masih belum tahu berapa lama Shin Tae-yong akan berada di Korea Selatan dan tidak ingin memaksanya untuk buru-buru kembali ke Indonesia.

“Mudah-mudahan Shin Tae-yong cepat sembuh dan dia pasti kembali ke Indonesia,” ucap Yunus Nusi.