Selain Kekalahan, Kreativitas Serangan Persija Ikut Disorot

Kreativitas serangan Persija Jakarta ikut mendapatkan sorotan usai kekalahan 0-2 kontra PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (22/3/2021).

Pelatih Sudirman mengakui permainan Persija Jakarta pada laga pertama Grup B Piala Menpora 2021 tersebut menyisakan segudang pekerjaan rumah.

Banyak strategi dan taktik yang disiapkan tidak dieksekusi dengan baik sehingga permainan tim tidak sesuai harapan.

Komunikasi antarlini juga tidak maksimal dan para pemain kerap melakukan kesalahan-kesalahan fatal.

“Hasil ini membuat saya sangat kecewa sekali karena apa yang kita latih selama ini tidak bisa dijalankan pemain dengan baik ada beberapa momen tersebut terutama masalah possession,” kata Sudirman.

“Saya selalu melatih ball possesion, kapan harus masuk ke dalam, kapan harus main dulu. Pemain-pemain agak sedikit memaksakan diri terlalu ke depan, sehingga kita cepat kehilangan bola dan lawan bisa counter attack,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, keputusan Sudirman menurunkan Marko Simic juga ikut dipertanyakan.

Pemain asal Kroasia tersebut baru bergabung dengan waktu cukup mepet. Praktis, persiapan yang ia jalani pun sangat minim.

Kurangnya persiapan Marko Simic memberikan pengaruh besar pada ketajaman serangan Macan Kemayoran.

Beberapa kali dia terlambat menggapai momentum sehingga serangan Persija Jakarta kandas.

Menanggapi hal tersebut, Sudirman mengatakan keputusannya untuk menurunkan Marko Simic sudah dipertimbangkan baik-baik.

Sebelum membuat keputusan dia pun sempat bicara langsung dengan penyerang 33 tahun tersebut dan tim dokter.

“Mungkin memang dia baru 3 hari latihan tapi sebelum memasang dia, saya juga berbicara secara pribadi dengannya,” ujar Sudirman.

“Dia mengatakan ingin main dan fit. Saya sudah konsultasi ke dokter tim bahwa kondisi Marko simic dalam keadaan baik.”

“Lewat pertimbangan-pertimbangan tersebut saya berani menurunkan dia dari awal,” pungkasnya.