Kekalahan Dari PSM Makassar Buat Presiden Persija Jakarta Murka

Presiden , gusar karena timnya menuai hasil negatif pada laga perdana Grup B 2021. Ia menyebut para pemain Macan Kemayoran tampil sangat jelek.

Padahal, banyak orang menilai Persija bakal meraih kemenangan mudah saat menghadapi Makassar. Persiapan lebih lama, ditunjang komposisi pemain yang mentereng jadi alasannya.

Namun, pada kenyataannya Persija menelan kekalahan. PSM menghajar pasukan tersebut dua gol tanpa balas, di , Malang, Senin (23/3).

“Tim tampil tanpa determinasi hari ini [kemarin], saya tidak habis pikir, mereka seperti tidak ingin menang. Skema permainan tidak berjalan dan semua pemain tampil buruk,” kata Prapanca, dikutip laman resmi klub.

Prapanca memahami dalam sepakbola menang atau kalah merupakan hal yang biasa. Akan tetapi, yang membuatnya marah karena dan kawan-kawan dinilainya bermain tidak bergairah sama sekali di laga tersebut.

“Kalah dan menang dalam sepak bola itu biasa. Jika tim sudah tampil all out dan mengeluarkan kemampuan terbaik tapi tetap kalah, saya tentu bisa menerima. Namun dengan penampilan loyo seperti tadi, rasanya kita semua harus malu dan segera berbenah,” ujarnya.

Kekalahan tersebut membuat Persija untuk sementara menduduki posisi juru kunci klasemen Grup B. Klub asal ibu kota tersebut tertinggal tiga poin dari PSM yang berada di pucuk.

Peluang Persija untuk melaju ke babak berikutnya masih terbuka. Asalkan, juara 2018 tersebut bisa menyapu bersih seluruh kemenangan yang ada di Grup B. Artikel dilanjutkan di bawah ini

dan Borneo FC, menjadi lawan yang dihadapi Persija. Tentu mengalahkan kedua klub tersebut bukan perkara mudah karena mereka juga pasti mau meraih kemenangan.

“Tentu ini bukan hasil bagus pada pertandingan pertama. Walaupun awal babak pertama kami membuat banyak peluang, pemain tidak bisa mengonversinya menjadi gol. Makanya, pemain jadi frustrasi,” ucap pelatih Persija Sudirman.

Juara Piala Menpora, bakal mendapat uang Rp2 miliar. Sementara untuk runner-up Rp1 miliar, lalu peringkat ketiga Rp750 juta, serta peringkat keempat Rp500 juta. 

Berita Terkait