Sukses Bikin Marc Klok Mati Kutu, Begini Reaksi Pelatih PSM Makassar

Pelatih PSM Makassar, , mengaku tidak memberikan instruksi khusus kepada anak asuhnya untuk mengawal gerak-gerik Marc Klok dalam pertandingan pembuka Grup B Piala kontra , Senin (22/3/21).

Pelatih berlisensi A ini mengatakan bahwa gelandang naturalisasi tersebut bukanlah satu-satunya pemain Persija yang mereka waspadai.

Meski pada kenyataannya, Marc Klok terkesan mati kutu sepanjang laga karena pergerakannya silih berganti dapat diredam oleh trio gelandang PSM, yakni Sutanto Tan, Rasyid Bakri, dan .

PSM Makassar pun sukses meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Persija dalam partai pembuka Grup B 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang.

“Sebenarnya kami tidak memberikan instruksi khusus kepada para pemain (untuk menjaga Marc Klok),” tutur Syamsuddin Batola pasca-laga, Senin (22/3/21) malam.

“Saya hanya selalu menekankan pada saat kami kehilangan bola, siapa pun yang terdekat dengan pemain lawan maka dialah yang harus segera menjaga dan merebut bola,” tambahnya.

Ada pun dua gol kemenangan PSM Makassar atas Persija Jakarta dibukukan oleh duo penyerang asal Papua, yakni Patrich Wanggai (45+2′) dan Yakob Sayur (68′).

Lebih lanjut, Syamsuddin Batola menilai kerja keras cs. menjadi faktor pembeda yang membuat para pemain bintang dan asing milik Persija Jakarta tak bisa berbuat banyak.

“Rahasianya hanya satu yang selama ini saya katakan, yaitu memang kami harus kerja keras. Jangan mudah menyerah dengan lawan yang punya pemain bintang dan asing,” ungkap Batola.

“Meski kami ini hanya pemain lokal semua tetapi tetap harus dilawan dengan semangat, kerja keras, kerja keras, sampai peluit terakhir,” tandas juru taktik berusia 53 tahun ini.

Berkat kemenangan 2-0 melawan Persija Jakarta, PSM Makassar memuncaki klasemen sementara Grup B . Mereka bersanding dengan Bhayangkara Solo FC dengan perolehan tiga poin.

Berita Terkait