Diabaikan PSSI, Sandy Walsh Tertarik Bela Timnas Republik Irlandia

Pemain berdarah , Sandy Walsh, mengaku kini dirinya membuka opsi untuk memperkuat dari empat negara setelah tidak kunjung mendapat kepastian dari PSSI.

Latar belakang keluarga yang berbeda-beda membuat Walsh mempunyai peluang untuk memperkuat tim nasional enam negara. Di masa remaja, Walsh pernah membela tim junior Belanda, dan turut membantu menjadi juara Piala Eropa pada 2013.

Walsh memilih Belanda karena faktor kakeknya. Namun Walsh juga mempunyai darah Republik Irlandia dari neneknya, Anna Healy, yang lahir di Carrick, Provinsi Munster, pada 1942, dan selanjutnya hijrah serta menikah di Inggris.

Putra Healy, Gary Walsh, adalah seorang atlet squash profesional yang bertemu dengan istrinya di Belanda. Sang istri merupakan keturunan Indonesia, dan lahir di Swiss. Mereka tinggal di Prancis sebelum akhirnya menetap di Belgia, karena Gary bekerja di kedutaan Inggris.

Meski sebelumnya dikaitkan dengan Indonesia, Walsh mengaku tertarik memperkuat Republik Irlandia. Walsh menyatakan dirinya akan senang jika bisa bicara dengan pelatih Republik Irlandia, Stephen Kenny.

Walsh menyadari tidak mudah menjadi bagian skuad Republik Irlandia, mengingat timnas mereka mempunyai pemain berpengalaman di posisi bek, seperti kapten timnas Seamus Coleman, dan penggawa Tottenham Hotspur, Matt Doherty.

“Saya selalu ingin bermain di level internasional, dan saya pernah memperkuat [timnas junior] Belanda. Itu pilihan mudah, karena saat itu saya hanya punya paspor Belanda. Sekarang saya berusaha realistis mengenai negara yang ingin saya bela,” beber Walsh kepada media Irlandia, SunSport.

“Ketika saya bertanding melawan Cork City, ada pertanyaan tentang saya dan Irlandia. Setelah diperiksa, saya bisa membela Irlandia. Saya pikir beberapa pelatih telah melihat penampilan saya, tapi semenjak itu tidak ada yang menghubungi saya.”

Sebelumnya, dalam pemberitaan Het Laatste Nieuws (HLN), Sandy menyebutkan PSSI dan akan membicarakan nasibnya dalam pertemuan Januari 2021. Jika mendapat lampu hijau dari induk organisasi sepakbola dunia itu, Sandy akan berusaha secepat mungkin menjalani proses .

Tetapi, hingga saat ini belum ada kepastian tentang pertemuan itu. Walsh pun mulai pasrah, dan mempertimbangkan sejumlah opsi bila memang ada negara lain yang mengajaknya bergabung ke tim nasional.

“Satu-satunya tim nasional yang menghubungi saya adalah Indonesia, dan itu hampir menjadi pilihan saya. Namun saya adalah sosok pendengar, dan mempertimbangkan beberapa hal. Jika ada pilihan lain, saya akan memeriksanya, dan membicarakan masalah ini dengan keluarga,” kata pemain berusia 26 tahun ini.

Berita Terkait