Format Pertandingan di Masa Pandemi Menurut Dokter Tim Arema FC

Piala Menpora 2021 bakal diselenggarakan dengan beberapa mekanisme pertandingan yang baru, menyesuaikan kondisi di masa pandemi Covid-19.

Selain penerapan protokol kesehatan ketat, penambahan water break dan format baru pergantian pemain tak kalah menyita perhatian.

Dalam pedoman Piala Menpora 2021 yang dirilis PT LIB dan PSSI, disebutkan akan ada dua kali cooling break/water break setiap 30 menit pada tiap babak (pada menit ke-30 dan 75).

Menanggapi hal tersebut dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi, mengatakan penambahan aturan water break ini bukan hanya untuk menunjang efektifitas penerapan protokol kesehatan semata, namun juga berdampak pada performa pemain di lapangan.

Dia menerangkan ada kemungkinan beberapa pemain kondisi fisiologisnya belum kembali seutuhnya, mengingat sebagian besar dari mereka sudah vakum tak berkompetisi selama kurang lebih satu tahun.

Pemain juga praktis hanya diberikan waktu satu bulan untuk mempersiapkan diri. Karena itu, mereka sangat rawan mengalami cedera maupun gangguan kesehatan.

“Salah satunya untuk mencegah cedera, mencegah adanya kasus kritis/gawat di dalam lapangan,” kata Nanang Tri Wahyudi, dokter yang pernah mengenyam pendidikan di Barcelona, Spanyol.

“Karena dari kondisi pemain kan belum lama berlatih kembali, jadi risiko kesehatannya juga tinggi, dan itu antisipasinya dengan water break serta pergantian pemain,” ucapnya menambahkan.

Selain memberlakukan water break, PT LIB dan PSSI juga melakukan penyesuaian format pergantian pemain.

Di Piala Menpora 2021 yang akan terselenggara mulai 21 Maret sampai 25 April nanti, setiap tim akan mendapatkan jatah pergantian pemain sebanyak enam orang.

Namun, dalam tempo 2×45 menit, setiap tim hanya diperkenankan melakukan tiga kali pergantian saja.

Jumlah pemain yang bisa dimasukan dalam satu kali pergantian maksimal adalah enam orang.

Selain itu, tim juga diperbolehkan melakukan pergantian saat turun minum tanpa mengurangi tiga slot kesempatan yang diberikan.

Sementara dalam situasi babak perpanjangan waktu di perempat final, semifinal, dan final, kuota pergantian pemain ditambah satu orang.

Menurut dr. Nanang Tri Wahyudi, penambahan kuota pergantian pemain juga sangat efektif untuk menyiasati recovery pemain.

Apalagi, jadwal pertandingan di Piala Menpora 2021 cukup padat dengan jeda yang pendek antarpertandingan.

“Jadi pemain bisa diganti cukup banyak, jadi bisa rotasi untuk menambah waktu istirahat,” katanya mengakhiri.