Marko Simic, Jaminan Daya Ledak Persija di Piala Menpora dan Para Pelayannya

Persija Jakarta bisa bernapas lega. Satu per satu pemain pilarnya mulai menginjakkan kaki di Indonesia menjelang Piala Menpora 2021. Terbaru adalah , asal Kroasia yang tiba pada Jumat (13/3/2021).

Sejak kompetisi vakum, Marko Simic kembali ke kampung halamannya. Dari unggahan di akun Instagramnya, @markosimic_77, striker berusia 33 tahun itu juga kerap plesiran ke Serbia hingga Italia.

Setelah tiba di Indonesia, Marko Simic tidak bisa begitu saja bergabung dengan Persija. Dia harus melalui karantina mandiri selama beberapa hari untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Marko Simic bukan pemain terakhir yang akan kembali ke Persija. Tim berjulukan Macan Kemayoran itu masih menanti kepulangan Rohit Chand.

Saat ini, Rohit Chand masih berada di kampung halamannya, Nepal. Gelandang berusia 29 tahun itu sedang menjalani pemusatan latihan dengan tim nasional negaranya.

Selain Rohit Chand, Persija juga menunggu masa isolasi mandiri Yann Motta selesai. Bek asal Brasil itu direkrut sebagai pengganti Ryuji Utomo yang dipinjamkan ke klub , Penang FC.

Garansi Ketajaman

Kembalinya Marko Simic menjadi angin segar bagi Persija. Mantan pemain Kroasia U-21 ini bisa memberikan garansi ketajaman di Piala Menpora.

Sejak bergabung dengan Persija pada 2018, Marko Simic total menjaringkan 57 gol dari 77 penampilan.

Dia juga berhasil mempersembahkan trofi Liga 1 2018 untuk Persija dan menyabet gelar top scorer kompetisi 2019 dengan 28 gol.

Atribut Marko Simic sebagai striker bernomor punggung 9 terbilang lengkap. Dia bisa mencetak gol dalam keadaan apapun mulai dari satu lawan satu dengan pemain lawan, duel udara, hingga memanfaatkan kemelut.

Sebagai penyerang, Marko Simic hampir tanpa celah. Satu-satunya kelemahan yang dapat dieksploitasi darinya adalah mematikan pergerakan rekan-rekannya.

Para Pelayan Marko Simic

Marko Simic masih akan dilayani dengan baik oleh Persija di atas lapangan. Macan Kemayoran tetap mempertahankan sejumlah pilarnya pada musim lalu untuk mendukung daya ledak striker bertubuh gempal itu.

Kehilangan yang menyebrang ke tidak begitu berpengaruh bagi Persija. Macan Kemayoran masih memiliki Riko Simanjuntak, , Marco Motta hingga untuk memanjakan Marko Simic di lini depan.

Persija juga tengah mengupayakan untuk memperpanjang kontrak , pemain yang baru bergabung pada 2020.

Figur Riko menjadi kunci ketajaman Marko Simic di Persija. Winger berusia 29 tahun itu punya kelebihan untuk memecah konsentrasi lini belakang lawan sehingga rekannya itu kerap berdiri bebas di kotak penalti lawan.

Jika pergerakan Riko dimatikan, Marko Simic masoh punya Marco Motta dan Rezaldi Hehanussa. Keduanya ahli dalam mengirimkan umpan silang yang tinggal disambar oleh striker jebolan Liga Italia itu.

Berita Terkait