Stefano Lilipaly Akhirnya Bertahan Di Bali United

Bali tidak jadi kehilangan salah satu pemain penting mereka, Stefano Lilipaly. Pemain berdarah Belanda itu diumumkan telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan klub berjuluk Serdadu Tridatu.

Kabar ini jelas melegakan untuk dari , karena sosok yang akrab disapa Fano tersebut terus dikaitkan dengan kepindahan ke klub lain, termasuk ke kompetisi negara lain dan Bandung.

Hal tersebut dilihat dari lamanya Stefano menandatangani perpanjangan kontrak yang disodorkan manajemen Bali United, bahkan sempat memberi kode bahwa dirinya bisa saja tidak membela Bali United pada 2021 ini.

Sudah beberapa pekan Bali United menjalani latihan menyambut pramusim, hingga menjalani laga uji coba dengan timnas di Jakarta, Fano tidak juga hadir karena memang kontraknya belum ditandatangani.

Kini, Bali United telah memastikan bahwa untuk musim 2021 Fano tetap menjadi bagian tim. ‘Teco’ selaku pelatih Bali United juga sebelumnya mengatakan, bahwa ia sangat berharap Fano tetap di tim untuk musim ini.

“Kami senang dapat mencapai kesepakatan dengan Lilipaly untuk memperpanjang kontraknya di skuad kami. Tentunya ini merupakan kabar yang sudah ditunggu-tunggu suporter kami,” ungkap Yabes Tanuri, selaku CEO Bali United.

“Kehadiran Lilipaly memang sudah terbukti vital selama perjalanannya bersama Bali United, dan kami harap diperpanjangnya kontrak Stefano Lilipaly akan menambah kekuatan tim di , serta Liga 1 musim ini,” sambung Yabes.

Persib sebelumnya menjadi klub yang sangat dikaitkan dengan Fano, bahkan sudah ada kabar bahwa kedua pihak telah melakukan negosiasi perihal nilai kontrak dan Fano sempat pergi ke Bandung. Namun, hal itu akhirnya termentahkan.

Tentunya peran Fano sejak ia bergabung dengan Bali United pada 2017 sangatlah vital. Ia selalu menjadi andalan tim dan telah berkontribusi banyak termasuk menyumbangkan trofi Liga 1 2019, yang jadi gelar mayor pertama untuk Bali United.

Sebanyak 26 gol dan 16 asis dicatatkan Fano selama kiprahnya membela klub kebanggaan Pulau Dewata. Selama itu juga Fano kerap menjadi tulang punggung di berbagai pentas internasional.

Berita Terkait