Berhasil ‘Sulap’ 3 Pemain Ini Jadi Bukti Tangan Dingin Shin Tae-yong

Pelatih , , sukses membuktikan dirinya sebagai pelatih kelas dunia.

Sudah satu tahun Shin Tae-yong ditunjuk PSSI untuk menukangi timnas .

Datang dengan status sebagai mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 lalu membuat banyak pihak berekspetasi tinggi kepada Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong pun langsung ditugaskan oleh PSSI untuk menangani tiga kelompok usia sekaligus.

Meski sudah berjalan satu tahun, masih banyak yang meragukan kualitas Shin Tae-yong.

Pasalnya, pelatih asal Korea Selatan itu masih belum teruji di ajang resmi.

Sejak menangani timnas Indonesia, Shin Tae-yong memang tercatat belum pernah tampil di ajang resmi.

Hal ini tak terlepas dari batalnya sejumlah turnamen karena pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

Meski diragukan banyak pihak, Shin Tae-yong sudah berhasil membuktikan kualitasnya sebagai pelatih kelas dunia.

Shin Tae-yong juga berhasil melakukan eksperimen terhadap sejumlah pemain.

Sejauh ini setidaknya ada tiga pemain yang sudah berhasil di sulap oleh pelatih asal Korea Selatan itu.

Mereka adalah , Braif Fatari dan Koko Ari.

Shin Tae-yong berhasil menggali potensi dari ketiga pemain tersebut.

Datang ke Indonesia sebagai gelandang, Braif Fatari dan Jack Brown justru lebih sering dimainkan sebagai seorang striker.

Eksperimen Shin Tae-yong itu pun bisa dibilang berhasil.

Keduanya menjelma sebagai striker yang berbahaya selama menjalani TC di Kroasia Oktober 2020 lalu.

Terbaru, ada Koko Ari yang menjadi bahan eksperimen Shin Tae-yong di laga uji coba Indonesia melawan Bali , Minggu (7/3/2021).

Bek Surabaya itu justru dipasang sebagai striker saat timnas U-22 Indonesia menggilas 3-1.

Koko pun berhasil menyumbang satu gol pada menit ke-68

Keputusan Shin Tae-yong tersebut membuat pelatih Persebaya, Aji Santoso terkejut.

“Koko kemarin cukup surprise buat saya, dia main di depan bukan di belakang,” kata Aji dikutip Bolanas dari BolaSport.com, Selasa (9/3/2021).

Aji menilai perubahan posisi Koko akan memberi dampak positif untuk Persebaya kedepannya.

“Kalau seumpamanya Koko bisa di dua posisi itu akan bagus, multifungsi,” ujarnya.

Meski begitu, Aji mengaku akan tetap memainkan Koko di posisi aslinya.

“Menurut saya Koko akan lebih pas kalau posisinya dia di belakang,” tutur pria asal Malang itu.

“Karena pemain belakang disuruh main ke depan, ya bisa tapi tidak sebagus kalau dia di belakang,” pungkasnya.

Berita Terkait