PT LIB Akan Buka-bukaan soal Piala Menpora di Managers Meeting

PT Liga Indonesia Baru (LIB) segera melakukan drawing Piala Menpora. Pengundian ini pun akan berbarengan dengan managers meeting yang rencananya akan berlangsung pada Senin (08/03/21) mendatang di Hotel Fairmont Jakarta.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, menjelaskan managers meeting ini direncanakan bakal berlangsung lebih dulu pada pukul 14.00 sampai dengan 17.00 WIB, sebelum disusul acara drawing atau pengundian Piala Menpora nantinya.

“Managers meeting kali ini akan membahas hal-hal penting yang terkait dengan perhelatan turnamen,” kata Ketua Organizing Committee (OC) Piala Menpora 2021, Akhmad Hadian Lukita.

Nantinya, Lukita menegaskan semua hal akan dibicarakan secara detail, baik hak maupun kewajiban para klub peserta Piala Menpora.

“Semuanya akan diinformasikan secara detail dan transparan,” tambah Lukita lagi.

Piala Menpora sendiri memang dijadwalkan menjadi ajang turnamen pramusim Liga 1, yang seluruh pesertanya terdiri dari 18 tim Liga 1. Turnamen ini dijadwalkan memulai kick-off pada 21 Maret mendatang.

Nantinya, ke-18 tim akan dibagi dalam empat kota yang telah ditentukan sebagai lokasi penyelenggaraan Piala Menpora. Keempat kota tersebut antara lain Bandung, Malang, Sleman, dan Solo.

Tak tanggung-tanggung PT LIB pun sudah menyiapkan hadiah yang cukup besar untuk turnamen pramusim Piala Menpora ini. Sebagai informasi, total hadiahnya mencapai angka Rp4,65 miliar dan siap diperebutkan oleh para tim peserta.

Selain juara dan runner-up, mereka yang juga akan mendapat hadiah adalah peringkat tiga dan empat, pemain terbaik, pemain muda terbaik, pencetak gol terbanyak, wasit terbaik, serta tidak ketinggalan kategori fair play.

Akan tetapi, bukan hanya sampai di situ saja. Seluruh tim peserta akan mendapatkan match fee per pertandingan dengan jumlah Rp250 juta.

Rinciannya adalah Rp150 juta untuk tim pemenang dan Rp100 juta untuk tim yang kalah, serta jika laga berakhir imbang, kedua kesebelasan yang bertanding bakal mendapat fee masing-masing sebesar Rp125 juta.