Jelang Piala Menpora, Arema FC Terlibat Drama 9 Gol dengan Tim Junior

membantai gawang tim juniornya dengan skor 7-2 dalam sesi internal game sebagai persiapan menuju gelaran Piala di Malang, Sabtu (06/03/21) kemarin.

Internal game memang menjadi solusi tepat dengan situasi yang ada. Mengingat keinginan menggandeng tim lain maupun izin menggelar pertandingan cukup sulit diperoleh pada saat ini.

Sehingga, tim Singo Edan menggandeng tim U-20 sebagai lawan tanding. Kendati secara kekuatan, tentu saja performa Jayus dkk jelas di atas para juniornya itu.

“Kami tidak melihat hasilnya. Kemenangan bukan yang dicari pada sesi (internal game) ini,” bilang Asisten FC, Kuncoro.

Terlepas dari kemenangan dengan margin 5 gol itu, setidaknya Kuncoro bisa menyusun evaluasi tahap awal sejak kembali memulai program latihan akhir Februari lalu.

“Tapi kami melihat bagaimana tim ini menunjukkan progres dari hasil latihan,” sambung pelatih sementara Arema FC untuk pra musim kompetisi tersebut.

Internal Game memang cukup penting dalam melihat lini mana yang masih perlu dibenahi. Celah itu terlihat pada sisi pertahanan, sepanjang laga Arema FC melawan tim U-20 pada Sabtu kemarin.

Ainul Razky bahkan membawa tim U-20 unggul lebih dulu terhadap tim seniornya. Raldy Tegar ikut menyusul dalam membobol gawang Arema FC, meski pada akhirnya gawang tim asuhan Doni Suherman diberondong 5 gol sekaligus.

Rekrutan anyar Arema FC, Wiga Brillian Syahputra memulai parade kemenangan dengan dua gol sekaligus. Catatan serupa juga dipetik Dedik Setiawan, selain satu gol yang disumbangkan , dan .

Berita Terkait