Sudah Masuk Bulan Maret, PSMS Mulai Amankan Satu Persatu Pemainnya, tapi…

PSMS Medan mulai mengambil langkah berani untuk mengamankan sejumlah pemain di skuadnya jelang menatap kompetisi Liga 2 2021.

Agenda pengamanan sejumlah nama ini dipilih PSMS agar sejumlah pemain mendapatkan kepastian terkait statusnya saat ini.

Sebab selama ini sejumlah pemain yang berlatih bersama PSMS di bawah asuhan Ansyari Lubis belum ada yang berstatus pemain Ayam Kinantan.

Ditakutkan di waktu-waktu menjelang bergulirnya Liga 2 2021 nanti sejumlah pemain bakal pindah tim karena mendapatkan tawaran yang bagus.

Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang mengatakan pihaknya sebentar lagi akan mencoba mengikat para pemain sementara tim dengan prakontrak.

Meski berstatus prakontrak, nantinya pemain yang bersangkutan hanya akan diberi uang panjar setengah dari gaji bulanan pasca-kontrak.

Mulyadi sendiri mengatakan bahwa kesepakatan soal gaji tetap baru akan dibicarakan dan diberikan di Bulan Mei mendatang.

“Kita ikat mereka biar tidak lari, dengan catatan kesepakatan nanti gaji akan dimulai pada bulan Mei,” ujar Mulyadi dikutip Bolasport dari Tribun Medan.

“Sampai kepada dengan kapan liga berakhir, perbulan misalnya Rp 10 Juta.”

“Katakanlah misalnya gajinya Rp 10 Juta. Jadi kita bayarlah 10 Juta di Juni, 10 Juta di Juli,” tambahnya.

PSMS Medan sendiri masih tetap konsisten menggelar latihan dengan skuad seadanya yang tidak terikat kontrak resmi meski tidak jadi ikut Piala Menpora 2021.

Tim Ayam Kinantan bahkan telah memiliki agenda rutin latihan yakni selama tiga kali seminggu.

Adapun hari-hari latihannya adalah hari Senin, Rabu, dan Jumat.

Ansyari Lubis untuk saat ini dan beberapa waktu ke depan masih akan dipercaya menjadi arsitek tim.

Manajemen PSMS Medan sejauh ini belum mendapatkan nama baru yang ideal untuk menangani skuad PSMS di Liga 2 2021.