Ipswich Town FC Rekrut Pelatih Baru, Elkan Baggott Berpeluang Naik Kasta?

Berambisi naik kasta, klub , , telah resmi merekrut pelatih baru Paul Cook.

Pelatih Ipswich Town sebelumnya telah dipecat pada Minggu (1/3/2021).

“Ipswich Town berpisah dengan manajer Paul lambert atas dasar kesepakatan bersama,” demikian bunyi pernyataan resmi di situs klub.

Dilansir Bolanas dari The Guardian, pemecatan Paul Lambert ditengarai karena ada rencana akuisisi klub oleh pemilik baru.

Di samping itu, Paul Lambert memang mendapat banyak tekanan dari fan untuk mundur dari kursi kepelatihan The Tractor Boys.

Dua hasil imbang di kandang melawan Northampton Town dan Oxford Utd disebut menjadi faktor desakan terhadap Paul Lambert.

Bahkan sempat terjadi kerusuhan di luar tempat latihan Ipswich Town pada 15 Februari lalu.

Sejumlah pendukung yang murka menyalakan flare dan melakukan pembakaran di luar area latihan Ipswich Town.

Mereka mendesak Paul Lambert untuk mundur dari kursi kepelatihan Ipswich Town FC.

“Kami sedang latihan untuk mempersiapkan laga besok. Kejadian itu terjadi di belakang gawang dan saya sebelumnya tidak tahu sampai saya mencium bau asap dan mengira ada yang membakar sesuatu di sana,” ucap Lambert dikutip Bolanas dari East Anglian Daily Times.

Dua pekan kemudian Paul Lambert beserta asistennya Stuart Taylor sepakat untuk hengkang dari Ipswich Town.

“Saya ingin berterima kasih sedalam-dalamnya kepada Paul dan Stuart atas pelayanan mereka di Ipswich Town selama dua setengah tahun terakhir,” ucap pemilik Ipswich Town, Marcus Evans, seperti dikutip Bolasport.com dari situs resmi klub.

“Setelah berdiskusi selama beberapa hari, jelas ada perbedaan pendapat di antara kami soal hal-hal yang menjadi prioritas,” tutur Evans.

“Dan kami sepakat bahwa berpisah menjadi jalan terbaik. Saya mendoakan kesuksesan untuk Paul dan Stuart di masa depan,” jelasnya.

Kini, posisi Paul Lambert akan digantikan oleh eks pelatih Wigan Athletic, Paul Cook.

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Paul Cook adalah manajer baru kami,” kata Marcus Evans.

Evans menyebut Paul Cook memiliki rekam jejak yang bagus dalam mengantarkan klub naik kasta.

“Dia memiliki rekam jejak yang terbukti dalam mempromosikan klub,” ucap Evans.

“Dan yang terpenting, tidak hanya mengetahui tantangan yang dihadirkan League One tetapi juga memiliki pengalaman bekerja di Championship dan kembali ke level itu tetap menjadi fokus utama kami,” tambahnya.

Paul Cook sukses membawa Wigan promosi ke Liga Inggris, Championship, pada tahun pertamanya.

Sayangnya Wigan harus terkena pengurangan poin pada season berikutnya karena masalah finansial.

“Dalam percakapan kami, dia telah menunjukkan keinginan besar untuk menjadi manajer kami berikutnya dan saya terkesan dengan ide dan ambisinya untuk membantu membawa Ipswich Town maju dan saya berharap untuk bekerja dengannya karena kami berusaha untuk kembali ke Championship,” jelas Evans.

Paul Cook pun mengaku senang diberi kepercayaan oleh Ipswich Town.

“Saya bangga berada di posisi ini dan saya akan melakukan segala kemungkinan untuk membalas kepercayaan yang telah ditunjukkan Marcus kepada saya,” ucap Cook.

Senada dengan Evans, Cook juga berambisi untuk mengantarkan Ipswich Town naik ke Championship musim depan.

“Memenangkan promosi musim ini adalah target utama. Ini akan menjadi tantangan besar, tetapi ini adalah tantangan bahwa setiap orang di Klub memiliki peran,” pungkasnya.

Saat ini Ipswich Town menempati peringkat kedelapan klasemen dengan 47 poin.

Masih ada tujuh pertandingan bagi Cook untuk memperbaiki posisi Ipswich Town di klasemen.

Untuk malam ini, Paul Cook belum akan memimpin pertandingan Ipswich Town melawan Accrington Stanley.

Ia hanya menyaksikan lewat tribune penonton dan baru memimpin Elkan Baggott dkk ketika bentrok dengan Gillingham, Sabtu (6/3/2021). (bolanas.com)

Berita Terkait