Bak Saga Barcelona-Real Madrid, Arema FC Bisa Alami Pengkhianatan Kedua Jika KH Yudo ‘Membelot’ ke Persebaya

bisa mengalami ‘pengkhianatan’ untuk kedua kalinya seandainya pemain timnas , , menyeberang ke Surabaya.

Arema FC tengah diterpa kabar tak sedap soal ‘pembelotan’ Kushedya Hari Yudo ke Persebaya Surabaya.

Pemain timnas Indonesia itu ramai diperbincangkan di media sosial seperti Instagram dan Twitter terkait isu kepindahannya ke tim rival Singo Edan tersebut.

Isu itu lantas mendapat bantahan keras dari General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo.

Pria asal Madiun itu menegaskan bahwa KH Yudo masih menjadi bagian dari Arema FC dan tak punya keinginan untuk hengkang.

“Jujur manager Arema FC sama Persebaya itu saling terbuka, apalagi soal transfer pemain.”

“Itu Yudo hengkang itu hoaks, fix 100 persen hoaks itu,” ujar Ruddy Widodo kepada BolaSport.com.

Penegasan dari Ruddy tidak berlaku untuk Yudo saja.

Mengingat, satu lagi pemain Arema FC, , juga dikabarkan akan meninggalkan tim dan bergabung dengan Persib Bandung.

Kebetulan, dua pemain itu sama-sama sedang menjalani pemusatan latihan Indonesia di Jakarta sejak 8 Februari lalu.

“Insya Allah untuk anak Arema yang di timnas Indonesia itu aman. Tidak mungkin (hengkang), apalagi ke Persebaya,” ucapnya.

Jika saja Yudo jadi ke Persebaya, maka Arema FC akan mengalami kisah ‘pengkhianatan’ untuk kedua kalinya.

Aksi pemain Persebaya Surabaya, Makan Konate, saat laga final 2020 melawan pada Kamis (20/2/2020) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

SURYA/SUGIHARTO

Aksi pemain Persebaya Surabaya, Makan Konate, saat laga final Piala Gubernur Jatim 2020 melawan Persija Jakarta pada Kamis (20/2/2020) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Sebelumnya, tim berjulukan Singo Edan itu sudah pernah merasakan pembelotan Makan Konate yang menyeberang ke Persebaya pada masa bursa transfer Liga 1 2020.

Kala itu, transfer Makan Konate menjadi buah bibir banyak pecinta sepakbola Indonesia lantaran rivalitas Arema FC dan Persebaya yang begitu besar.

Kepindahan Konate dari Singo Edan ke Bajul Ijo bak transfer kontroversial Luis Figo dari Barcelona ke Real Madrid pada musim 2000 silam.

Layaknya Figo yang mendapat cemooh dari fan Barcelona, Konate juga mendapat banyak komentar negatif usai pindah ke Persebaya.

“Mungkin ada, tapi saya tidak fokus dengan berita dan banyak komentar (negatif di akun media sosial) yang masuk ke saya,” kata Makan Konate, Sabtu (1/2/2020), seperti dikutip Bolasport.com dari Tribun Jatim.

Konate sendiri memilih untuk fokus dengan kariernya di Persebaya yang belum dimulai.

Terlebih, mantan pemain Persib Bandung itu mengaku tidak memiliki masalah apa pun dengan Arema FC.

“Tapi perlu diingat saya pemain profesional, saya respek dengan Arema FC dan tidak ada masalah dengan mereka,” katanya menambahkan.

Sayangnya, kisah kebersamaan Konate dan Persebaya Surabaya hanya seumur jagung.

Tampil di Piala Gubernur Jatim 2020 dan tiga pekan Liga 1 2020, Konate harus mengakhiri kontraknya di Persebaya sebelum Desember 2020 berakhir.

Konate memilih hengkang karena tidak adanya kejelasan soal liga dan memutuskan menerima pinangan dari klub Malaysia, . (bolasport)

Berita Terkait