Belum Dikontrak, Ini Kiat PSMS Jaga Calon Pemain Mereka

Klub Liga 2, PSMS Medan, sedikit membeberkan beberapa cara atau kiat klub menjaga sejumlah pemain prioritas atau calon pemain mereka untuk menyongsong musim 2021, meski belum ada tanda tangan kontrak.

Sejumlah pemain PSMS musim lalu serta beberapa pemain liga yang berdomisili di Sumatera Utara (Sumut) saat ini rutin mengikuti latihan bersama, sehingga masuk dalam kategori pemain prioritas PSMS musim ini.

Namun, karena belum ada kepastian tentang kapan bergulirnya kompetisi Liga 2 musim ini, pemain-pemain prioritas atau calon pemain ini belum disodori kontrak baru.

Manajer PSMS Mulyadi Simatupang mengatakan bahwa sejumlah pendekatan telah dilakukan sehingga para pemain-pemain prioritas itu tetap berlatih dengan PSMS.

“Pendekatan kita sudah pasti perhatian kita ya, ada semacam komitmen kita dengan mereka (pemain prioritas), bahwa kita sebelum ada kontrak kita berkomitmen memberi kebutuhan mereka tiap bulannya,” ujar Mulyadi, kepada awak media, Senin (01/03/21).

“Sebab bagaimanapun juga kita saat ini sudah bicara tentang finansial. Karena bagaimana pun juga mereka punya dapur (tanggung jawab menafkahi). Artinya kami saat ini terus menjalin komunikasi yang intens dengan mereka (pemain prioritas),” sambung Mulyadi.

Nama-nama pemain prioritas yang rutin latihan dengan PSMS adalah Paulo Sitanggang, Rachmad Hidayat, M. Rifqi, Agung Prasetyo, Syaiful Ramadhan, Legimin Raharjo, Afiful Huda, Andre Sitepu serta Abdul Rohim. Nama-nama tersebut merupakan pemain PSMS musim lalu.

Pemain prioritas yang bukan pemain PSMS musim lalu atau pemain liga yang berdomisili di Medan dan sekitarnya, seperti Dedi Gusmawan, Fajar Handika, Kesuma Satria Yudistira, dan pemain Timnas Indonesia U-19, David Maulana, dan lainnya juga ikut bergabung.

Karena sudah menjalani pendekatan yang intens, Mulyadi menyebut pihaknya cukup percaya diri bisa terus meyakinkan para pemain prioritas itu untuk terus bersama PSMS hingga adanya kepastian bergulirnya Liga 2 2021.

“Menikik track record kita dua tahun terakhir ini, kita tak pernah nunggak gaji. Kalau terlambat, tetap kita bayar di bulan itu juga (telat beberapa hari),” ucap Mulyadi dengan percaya diri.

“Selama 2 tahun ini mereka bisa menilai ada kepastian secara ekonomi di PSMS, sebab kita punya target (promosi) ke Liga 1 dan Insya Allah Maret ini kita akan lakukan persiapan, walaupun belum tahu kapan Liga 2 di mulai,” kata Mulyadi.