Musim Ini Arema FC Kembali dengan Corak Malang yang Kental

Musim 2021 Arema FC kembali dengan corak Malang yang sangat kental. Hal tersebut karena banyaknya Putra Daerah Malang Raya yang merapat ke tim berjuluk Singo Edan.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pun ikut senang karena akar nama dari Arema sendiri adalah Arek Malang atau Anak Malang.

Marwah Arema pemersatu dari Arek Malang dan juga untuk Arek Malang juga.

“Ya sesuai judulnya Arema itu kan Arek Malang. Jadi kemarin kita lihat latihan juga banyak pemain asli Malangnya,” kata Ruddy Widodo.

Di tim utama, ada pemain asli Malang bernama besar seperti Dedik Setiawan, Dendi Santoso, Ahmat Johan Alfarizi, Jayus Hariono, Kushedya Hari Yudo dan beberapa pemain akademi yang promosi sejak tahun kemarin.

Lalu sekarang mereka juga kedatangan tiga pemain trial yang juga berasal dari Malang Raya. Mereka adalah Didik Aryanto mantan pemain PSCS Cilacap, Mochamad Sandy Ferizal mantan pemain Barito Putera dan Wiga Brilian Syahputra tim Pra Pon Jatim.

Ketiganya adalah pemain yang coba dipromosikan asisten pelatih Kuncoro yang juga seorang legenda dan penggiat sepakbola Malang Raya.

“Karena kemarin sewaktu pandemi teman-teman itu latihan sama Kuncoro di daerah. Teman-teman yang latihan itu saya suruh bawa dan saya mau lihat. Ternyata memang lumayan sih,” tutur Ruddy Widodo.

Selain itu ada satu pemain lagi pemain asli Malang yang pada 2020 memperkuat Badak Lampung, yakni Ikhfanul Alam.

Ikhfanul pernah memperkuat Arema pada 2019, sebelum memutuskan hijrah ke Badak Lampung.

Pemain-pemain asli Malang dan Arema FC seakan punya keterkaitan satu sama lain. Sehingga proses masuk untuk kembali pulang ke Singo Edan sangat lancar dan cenderung tanpa kendala.

“Alam jiwanya jiwa arek Malang. Urusan kontrak gampang seperti almarhum Ahmad Kurniawan,” pungkasnya.