Jelang Piala Menpora, Persiapan Persela Sangat Tidak Ideal

Persela Lamongan resmi tidak lagi dibesut oleh pelatih Nilmaizar, usai dirinya tak mau memperbaharui kontraknya di klub.

Laskar Joko Tingkir sendiri dihadapkan pada turnamen pra-musim Piala Menpora pada bulan depan tanpa pelatih.

Manajermen Persela bukannya tak mau mempertahankan Nilmaizar, mereka sudah menawarinya kontrak baru. Namun sang pelatih memilih untuk pergi.

“Kami sudah tawari coach Nil untuk tetap di Persela. Tapi, diterima atau tidak, kami serahkan ke masing-masing individu. Kami menghargai keputusannya” kata Edy Yunan Achmadi, manajer Persela, dikutip dari Jawa Pos.

“Karena tidak ada deal, pihak manajemen hanya bisa pasrah. Apalagi, kontrak Nil bersama Persela juga habis sejak Desember 2020. “Kami tidak bisa menahan kepergian coach Nil. Tentu semua punya pertimbangan masing-masing, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini,” kata Yunan.

Untuk sementara persiapan Persela kemungkinan akan ditangani oleh asisten pelatih Didik Ludianto dan akan dibantu oleh Erick Ibrahim (pelatih kiper) dan Ragil Sudirman (asisten pelatih).

Didik tidak memungkiri, mepetnya persiapan akan tidak ideal untuk tim. Dimana mereka memiliki rencana berlatih kembali 1 Maret mendatang, atau hanya berselang 19 hari dari dimulainya Piala Menpora 2021.

Namun, Didik menegaskan situasi ini menjadi tantangan dirinya sebagai seorang pelatih.

“Kalo bicara periodisasi ya gak normal dengan waktu 20 hari main dengan libur satu tahun,” lata Didik pada Surya.

“Namun itu bukan suatu alasan, ini pekerjaan seorang pelatih bagaimana dengan waktu yang singkat meracik sebuah tim dari yang tidak bisa menjadi bisa. Dari yang biasa menjadi Luar biasa,” pungkasnya. (bolalob)