Belum Dapat yang Cocok, Arema Tak Paksakan Pakai Pelatih Asing di Piala Menpora 2021

menegaskan bakal memakai pelatih asing lagi pada musim 2021. Saat ini, manajemen kebanjiran tawaran pelatih asing dari agen. Namun, kriteria yang ditentukan Arema cukup sulit.

Mereka ingin pelatih yang bisa membuat permainan Singo Edan enak dilihat, seperti karakter sepak bola indah khas Amerika Latin.

Setelah memutuskan tidak melanjutkan kontrak dengan pelatih asal Brasil, Carlos Oliveira, Arema mengklaim sudah dapatkan penggantinya. Sejumlah kandidat kuat bermunculan. Dari (eks pelatih ) dan Gomes Oliveira (eks pelatih ).

”Tapi seandainya pelatih asing belum gabung di Piala Menpora, tidak masalah. Pelatih yang ada dimaksimalkan,” kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Saat ini, Arema menggunakan trio asisten pelatih untuk menyusun program persiapan, yakni , dan Siswantoro. Artinya, ada kemungkinan di Piala Menpora, trio pelatih ini yang menangani Arema.

Untuk regulasi, penyelenggara juga memberikan banyak kelonggaran. Meski ketiga pelatih lokal itu baru mengantongi lisensi B AFC, itu tidak jadi kendala. Berbeda dengan yan mewajibkan pelatih kepala memegang A atau pro license.

Di internal Arema FC, Kuncoro, Singgih dan Siswantoro juga mantan pemain. Ketiganya dianggap paham betul seperti apa membuat tim ini bermain garang di lapangan.

Jika melihat dalam tiga kali sesi latihan, ketiga pelatih itu coba membuat suasana tim nyaman. Namun mereka tidak ingin berpikir terlalu jauh. Kuncoro dkk. ingin fokus mempersiapkan tim. Jika nanti pelatih kepala sudah datang, pemain sudah dalam kondisi yang lebih baik.

“Kami lakukan tugas untuk mempersiapkan tim. Seperti sering saya bilang, di tim Arema harus seperti keluarga. Semua harus merasa nyaman. Kalau sudah begitu, pasti pemain akan memberikan semua tenaga untuk tim,” jelas asisten , Kuncoro.

Dia menambahkan, saat ini belum tahu siapa pelatih kepala yang akan menangani Arema FC. yang pasti, dalam sesi awal latihan ini, dia fokus membuat fisik pemain kembali lagi. Setelah itu baru disisipkan taktik dan strategi.

Ketiga asisten pelatih itu juga punya peran masing-masing dalam latihan. Siswantoro dapat giliran pertama dengan memimpin pemanasan dan latihan fisik. Sedangkan untuk game atau strategi, Kuncoro dan Singgih berbagi tugas. Satu tim dapat instruksi dari Singgih dan satu lagi Kuncoro. Lalu, dua tim itu ditandingkan. (bola.com)

Berita Terkait