Ngotot Ingin Jadi Tuan Rumah Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G, Vietnam Harus Gigit Jari

Beniat ingin menjadi tuan rumah Kualifikasi 2022 Grup G, rival yaitu nampaknya harus gigit jari.

Sebelumnya, Vietnam sempat menolak ide agar pertandingan sisa di Grup G dimainkan di ().

Vietnam menganggap hal tersebut akan merugikan tim mereka yang masih memiliki peluang lolos ke babak selanjutnya.

Keputusan tersebut dinilai akan memberi keuntungan kepada .

Tim asuhan itu sendiri masih memiliki tiga laga tersisa.

Vietnam dijadwalkan akan menghadapi , Indonesia dan UEA.

Sebagai bentuk protes, Vietnam pun mengajukan diri sebagai tuan rumah.

Namun, nampaknya Vietnam harus gigit jari.

Pasalnya, Vietnam tidak memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Dilansir Bolanas dari VN Express, AFC telah menetapkan sejumlah kriteria untuk negara yang ingin menjadi tuan rumah.

AFC mengharuskan negara calon tuan rumah memiliki setidaknya hotel bintang lima sebagai akomodasi tim, lima tempat latihan berstandar internasional, dan dua stadion berstandar internasional.

Syarat terakhir tersebut menjadi batu sandungan Vietnam untuk menjadi tuan rumah.

Saat ini, Vietnam baru memiliki satu stadion yang berstandar internasional, yaitu Stadion Nasional My Dinh di Hanoi.

Selain masalah fasilitas, AFC juga punya syarat khusus terkait masalah kartina.

“AFC mengharuskan negara tuan rumah tidak memberlakukan karantina kepada tim pendatang,” tulis VN Express.

“Semua tim pendatang hanya perlu di tes Covid-19,” sambungnya.

Pemerintah Vietnam sendiri saat ini memberlakukan aturan karantina untuk setiap pendatang di negara mereka.

Dengan keadaan ini, besar kemungkinan UEA akan terpilih sebagai tuan rumah di sisa laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022.

AFC sendiri belum menentukan negara mana yang akan menjadi tuan rumah.

Tuan rumah baru akan diumumkan oleh AFC pada 15 Maret 2021 mendatang. (Bolanas)

Berita Terkait