Slot Striker Asing Masih Tersedia, Arema FC Pilih Pemain Amerika Latin Ketimbang Australia

FC sempat mengaku sudah cocok dengan seorang striker asing asal Australia pada akhir 2020 lalu. Namun, ketika itu belum ada izin dari kepolisian mengenai kelanjutan kompetisi sepak bola . Kini setelah ada izin resmi untuk bertajuk Piala 2021, Arema FC justru sepakat dengan nama lain.

Kabarnya, striker anyar yang mencapai kesepakatan bersama Arema FC datang dari Amerika Selatan. Keberadaan beberapa sosok asal Brasil di Arema FC, seperti pelatih kiper , dan dua pemain asing Caio Ruan dan , bisa membuat pemain tersebut beradaptasi dengan lebih cepat.

“Kami sudah sepakat dengan seorang penyerang asing, tapi baru secara lisan. Nanti dia tinggal datang dan menjalani proses seperti biasa di Malang,” ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Namun, seperti biasa, Arema FC masih menutup rapat mengenai negara asal sang pemain. Apalagi identitas pemain yang bersangkutan. Petunjuk yang diberikan hanya berasal dari Amerika Selatan.

Dari informasi yang diterima Bola.com, pemain ini secara postur memiliki tinggi yang sama dengan striker Australia yang menjadi bidikan Arema FC pada tahun lalu, yang artinya jangkung dan bertipikal sebagai targetman. Arema FC memang belum memiliki stok pemain dengan karakter seperti itu.

Penyerang yang sudah ada di Arema FC memiliki cara bermain yang hampir sama, yaitu mengandalkan teknik individu dan kecepatan, seperti Kushedya Hari Yudo dan .

Selain sepakat dengan seorang striker asal Amerika Selatan, Arema FC berencana menggenapi satu slot pemain asing tersisa, yakni pemain asing dari Asia.

Artinya, Singo Edan ingin memaksimalkan slot asing yang bisa mereka gunakan. Namun, siapa pemain yang direkrut masih dalam pembahasan. Kabarnya FC Arema masih berminat mencari kiper asing.

“Sudah ada beberapa tawaran yang masuk untuk pemain asing asal Asia. Masih dipertimbangkan dulu,” tegas Ruddy.

Jika proses negosiasinya lancar, bisa jadi Arema FC turun dengan 4 pemain asing di . Biasanya, pramusim jadi ajang melihat kualitas pemain asing.

Tidak jarang Arema FC mendepak pemain meski sudah memberikan kontrak setahun. Seperti yang dialami Robert Lima Guimaraes pada musim 2019 silam. Striker Brasil itu hanya tampil di . Menjelang kompetisi dia diputus kontrak karena tidak sesuai harapan. (bola.com)

Berita Terkait