Klub Tak Perlu Kontrak Pemain Untuk Piala Menpora 2021

Piala Menpora 2021 akan menjadi agenda pembuka kembalinya sepakbola Indonesia yang telah vakum sejak Maret 2020. Turnamen tersebut bersifat pramusim menjelang kompetisi sesungguhnya.

Telah ditetapkan bahwa yang bakal ambil bagian pada Piala Menpora adalah 18 klub Liga 1 2021, yang akan dibagi ke empat grup, dengan Solo, Malang, Bandung, dan Sleman sebagai kandidat tuan rumah.

Soal urusan pemain, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyebut bahwa klub bisa menggunakan pemain asing atau pun lokal, tanpa perlu ikatan kontrak dengan durasi seperti kompetisi, alias tidak perlu dikontrak.

Hal tersebut dibeberkan oleh Sudjarno sebagai direktur operasional LIB. Menurutnya, turnamen pramusim ini bisa jadi wadah untuk klub mencari pemain terbaik untuk mereka, sebelum kompetisi sesunggguhnya.

“Untuk pemain asing tetap empat. Jadi boleh pemain asing, pemain lokal, boleh U-20. Yang penting pemain asing ada KITAS [Kartu Izin Tinggal Terbatas],” ujar Sudjarno saat dihubungi awak media.

“Tidak perlu ada kontrak, termasuk pemain lokal. Karena ini kan untuk pramusim mencari pemain untuk kompetisi. Yang penting hak dan kewajibannya jelas,” sambung mantan Wakapolda Metro Jaya tersebut.

Yang pasti, LIB tidak akan membatasi urusan hak dan kewajiban klub dan pemain pada turnamen pramusim ini. Namun ditegaskan, bahwa seorang pemain tidak bisa membela lebih dari satu klub pada turnamen ini.

“Terserah klub [soal hak dan kewajiban], tergantung perjanjiannya. Tetapi tidak boleh double claim, nanti [pemain] sudah dengan tim yang kalah, dia diambil oleh tim yang masuk final. Pelatih juga terserah dari klub. Jadi ada keleluasaan untuk pelatih itu, seperti pemain,” urainya.

Dalam waktu dekat LIB akan mengumumkan bagaimana mekanisme Piala Menpora ini, termasuk menentukan nominal match fee yang bida didapatkan klub dari kejuaraan ini. Kabarnya, Rp200 juta setiap pertandingan, untuk setiap klub.

Pekan ini klub akan menerima surat invitasi untuk mengikuti turnamen Piala Menpora. Rencana awal, turnamen ini akan diselenggarakan 15 Maret dan ditargetkan selesai pada 25 April, lalu kompetisi dimulai pada Juni.

Piala Menpora sendiri bakal menjadi tolok ukur bagaimana operator dan peserta kompetisi Liga 1 menjalankan protokol kesehatan. Pihak kepolisian akan menilai kelancaran turnamen ini, sebelum memberikan izin kompetisi. (Goal Indonesia)